Kasus Keracunan Siswa SD, Pihak Yayasan Minta Maaf dan Ungkap Kejanggalan

Pengelola Yayasan Adinda Karunia Ilahi, Hefni Maulana, saat memberikan keterangan pers terkait insiden dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Dok. Ist)
Pengelola Yayasan Adinda Karunia Ilahi, Hefni Maulana, saat memberikan keterangan pers terkait insiden dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, KETAPANG – Pengelola Yayasan Adinda Karunia Ilahi, Hefni Maulana, menyampaikan permohonan maaf atas insiden dugaan keracunan yang menimpa belasan siswa SDN 12 Benua Kayong dan meminta semua pihak menunggu hasil resmi uji laboratorium.

Baca Juga: Diduga Santap Ayam Basi dari Program MBG, Enam Siswa MIS di Sanggau Keracunan

Hefni mengungkapkan adanya kejanggalan dalam insiden tersebut.

Menurutnya, dari total 3.474 penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilayani dapurnya di 24 sekolah, hanya 16 siswa dari satu sekolah yang melaporkan gejala.

Ia menegaskan bahwa sekolah-sekolah lain yang menerima menu dari dapur yang sama pada hari kejadian tidak melaporkan adanya kasus serupa.