Ini menunjukkan bahwa meskipun curah hujan ada, distribusinya tidak merata di seluruh wilayah.
“Secara umum kondisi cuaca di wilayah Kalimantan Barat dominan berawan, beberapa wilayah berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan,” ungkap BMKG.
Prakiraan ini menjadi panduan penting bagi warga dan pihak terkait untuk bersiap menghadapi kondisi cuaca yang bervariasi.
Peringatan penting juga disampaikan oleh BMKG terkait dampak dari kondisi cuaca ini. Peningkatan suhu udara dan penurunan potensi hujan dapat memicu risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Waspada peningkatan suhu udara dan penurunan potensi hujan dapat memicu potensi mudahnya kebakaran hutan/lahan,” tambah BMKG.
Pernyataan ini menjadi pengingat bagi semua pihak, terutama di wilayah yang tidak diguyur hujan, untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat menimbulkan api.
Baca Juga: Kondisi Cuaca Kalbar Hari Ini: Hujan Ringan hingga Sedang Diprediksi Meluas
Upaya pencegahan, seperti tidak membakar sampah atau membuka lahan, sangat krusial untuk mencegah bencana asap yang dapat membahayakan kesehatan dan lingkungan.
(*Red)
















