Faktakalbar.id, SAMBAS – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sambas, Aswindirno, mengeluarkan imbauan kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan Non-ASN untuk tidak mengikuti aksi damai yang dijadwalkan pada (23/9/2025).
Himbauan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Baca Juga: Pemerintah Resmi Naikkan Gaji ASN, Guru, Dosen, dan TNI-Polri Lewat Perpres 79/2025
Aswindirno yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas menegaskan komitmen PGRI.
“PGRI berkomitmen untuk mengedepankan konsultasi, koordinasi, dan komunikasi secara profesional dengan pihak-pihak terkait dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi oleh guru dan tenaga kependidikan,” jelas Aswindirno pada Jumat, (19/9/2025).
Aswindirno juga meminta para guru dan tenaga kependidikan untuk bersabar.
“PGRI akan terus berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan melalui jalur yang konstruktif dan profesional sesuai mekanisme dan regulasi yang ada,” imbaunya.
Ia juga mengingatkan agar mereka tidak terpancing melakukan tindakan yang tidak profesional.
Himbauan PGRI Kabupaten Sambas ini didasarkan pada surat bernomor 016/Edr/KAB/1403/VI/2025.
















