Hadiri Wisuda UPB ke-37, Wamendiktisaintek Stella Christie Tekankan Pentingnya Keterampilan Nonteknis di Era Kecerdasan Artifisial

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, tersenyum saat menyampaikan Orasi Ilmiah mengenai peran AI untuk kemanusiaan di Wisuda ke-37 Universitas Panca Bhakti, Pontianak.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, tersenyum saat menyampaikan Orasi Ilmiah mengenai peran AI untuk kemanusiaan di Wisuda ke-37 Universitas Panca Bhakti, Pontianak. (Dok. Kemdiktisaintek)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) kini membawa tantangan sekaligus peluang global yang tak bisa dihindari.

Era AI tidak berarti manusia akan digantikan, melainkan dituntut untuk beradaptasi dan mengembangkan diri.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, dalam Orasi Ilmiah yang bertajuk “AI untuk Kemanusiaan: Sebuah Tantangan Global” pada acara wisuda ke-37 Sarjana dan Pascasarjana Universitas Panca Bhakti (UPB), Pontianak, Rabu (10/9/2025).

Baca Juga: Perplexity AI: Mesin Pencari Cerdas Alternatif Google, Dapat Jawaban Langsung dan Bisa Cek Sumbernya

Di hadapan para wisudawan, Wamen Stella menekankan pentingnya kesiapan dalam menghadapi perubahan.

“Kita hidup di era yang ditandai dengan perubahan besar. Artificial intelligence akan menghapus 92 juta jenis pekerjaan, tetapi sekaligus menciptakan 97 juta pekerjaan baru, Kuncinya adalah bagaimana kita mempersiapkan diri dengan keterampilan baru, sehingga kita bisa merebut peluang, bukan tergilas oleh perubahan.” jelas Wamen Stella.

Ia juga menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru di tengah disrupsi teknologi. Penguasaan teknologi saja tidak cukup.

Pendidikan harus mampu menumbuhkan karakter, empati, dan kemampuan berpikir tingkat tinggi yang tidak bisa direplikasi oleh mesin.

“AI memang membawa disrupsi yang nyata, tetapi dengan intervensi yang tepat, kita bisa memastikan manfaatnya lebih besar daripada risikonya,” pungkas Wamen Stella.

Ia mendorong generasi muda untuk selalu siap menghadapi perubahan dengan sikap terbuka, kemampuan beradaptasi, dan komitmen untuk terus belajar sepanjang hayat.

Baca Juga: Pontianak Innovators Academy: Pelatihan Penulisan Proposal Inovasi dengan Teknologi AI

Kontribusi Lulusan untuk Pembangunan Daerah

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Panca Bhakti, Purwanto, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh wisudawan.

Ia menegaskan bahwa perjuangan panjang mereka telah membuahkan hasil manis.

“Wisuda ini adalah bukti nyata dari perjuangan panjang para mahasiswa, Namun, perjuangan tidak berhenti di sini. Lulusan UPB harus berani berinovasi, bekerja dengan hati, dan memberikan kontribusi nyata bagi Kalimantan Barat serta Indonesia.” ujar Rektor Purwanto.

Ia juga menyebutkan pesan Wamen Stella yang sangat relevan, yakni kemajuan bangsa hanya bisa dicapai bila sains dan teknologi digabungkan dengan nilai kemanusiaan.

Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id