Partai menegaskan kepercayaannya kepada pemerintahan yang sah untuk menangani polemik yang ada.
Baca Juga: Ironi APBN: Saat Anggaran Daerah Dipotong 25%, Anggaran DPR Melonjak Hampir 50%
Sikap ini dipertegas dalam pernyataan Viva yang menaruh harapan penuh pada kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Keputusan PAN nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya juga diiringi dengan pesan untuk mempercayakan penyelesaian masalah kepada pemerintah.
“Mempercayakan secara penuh kepada pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan persoalan ini secara tepat, cepat, dan selalu berpihak kepada rakyat serta untuk kemajuan bangsa Indonesia ke depan.” Via menambahkan.
Langkah penonaktifan ini menandai babak baru bagi Fraksi PAN di parlemen dan menjadi sinyal kuat dari partai dalam menyikapi kondisi politik nasional yang terus bergerak dinamis.
Publik kini menantikan perkembangan lebih lanjut dari kebijakan internal PAN ini serta dampaknya terhadap konstelasi politik di DPR RI.
Baca Juga: Buntut Pernyataan Viral Soal Pendemo, Ahmad Sahroni Dicopot dari Pimpinan Komisi III DPR
(*Red)
















