Terminal Kijing Berbenah, Targetkan Jadi Hub Logistik di Kalimantan

Aktivitas bongkar muat di Terminal Kijing, Mempawah, Kalimantan Barat, yang diproyeksikan menjadi hub logistik masa depan di Pulau Kalimantan.
Aktivitas bongkar muat di Terminal Kijing, Mempawah, Kalimantan Barat, yang diproyeksikan menjadi hub logistik masa depan di Pulau Kalimantan. (Dok. Instagram/@wika.kijing)

Faktakalbar.id, MEMPAWAH – Terminal Kijing atau Pelabuhan Kijing yang terletak di Kabupaten Mempawah, kian menunjukkan geliatnya sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN).

Dioperasikan oleh PTP Nonpetikemas, bagian dari Pelindo Grup, terminal serba guna ini terus berbenah untuk meningkatkan kapasitas dan layanannya.

Dalam upaya memperkuat kinerjanya, PTP Nonpetikemas telah merelokasi sejumlah peralatan bongkar muat dari berbagai cabang perusahaan.

Baca Juga: Jalan Tol Pontianak-Pelabuhan Kijing Mempawah Tak Lama Lagi

Sejak September 2023, peralatan seperti 4 unit harbour mobile crane, 3 unit grab, 9 unit hopper, 4 unit bucket, dan 1 unit jembatan timbang telah dipindahkan ke Terminal Kijing.

Langkah strategis ini diklaim berhasil mendongkrak kapasitas layanan bongkar muat.

Pihak perusahaan menyatakan, “Langkah yang dijalankan langsung meningkatkan kapasitas layanan bongkar muat dan memperkuat kesiapan Terminal Kijing dalam menghadapi pertumbuhan volume kargo, khususnya komoditas curah cair, curah kering, dan general cargo.”

Terminal yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 9 Agustus 2022 ini kini menjadi tulang punggung pelayanan kargo non-petikemas di Kalimantan Barat, menggantikan peran fasilitas serupa di Pelabuhan Dwikora, Pontianak.

Kinerja Impresif dan Proyeksi Masa Depan

Kinerja Terminal Kijing menunjukkan tren positif yang konsisten dari tahun ke tahun.

Pada 2023, total throughput (arus bongkar muat) mencapai 2,27 juta ton, kemudian meningkat signifikan menjadi 3,09 juta ton pada 2024.

Untuk tahun 2025, PTP Nonpetikemas memproyeksikan angka ini akan terus naik hingga mencapai 3,3 juta ton.

Baca Juga: KSOP Kelas 1 Pontianak Tandatangani Perjanjian Konsesi Terminal Kijing Bersama PT Pelabuhan Indonesia Regional 2

Hingga Juni 2025, total throughput sudah tercatat sebesar 2 juta ton.