Sejumlah peralatan medis di dalam ruang radiologi, termasuk perangkat rontgen, mengalami kerusakan parah.
“Tentu ini akan memengaruhi pelayanan, terutama di radiologi dan laboratorium,” jelas Albertus.
Untuk memastikan pasien tetap mendapatkan penanganan, pihak rumah sakit telah menyiapkan langkah darurat.
Baca Juga: Kebakaran Hebat di Sekadau Hilir: Sebuah Rumah Kosong Ludes Dilalap Api
Pasien yang memerlukan layanan rontgen akan dirujuk ke RSUD Sanggau. Sementara itu, untuk pemeriksaan laboratorium, RSUD Landak akan menggandeng pihak swasta.
“Jika ada pemeriksaan laboratorium, kami akan bekerja sama dengan pihak swasta untuk membantu,” tambahnya.
Namun, dr. Albertus menegaskan bahwa pelayanan umum lainnya di rumah sakit tetap berjalan seperti biasa.
“Pasien lain akan tetap kami layani seperti biasa,” tegasnya.
Dugaan Korsleting Listrik
Mengenai kronologi kejadian, dr. Albertus menjelaskan bahwa api diduga berasal dari korsleting listrik pada bagian atap atau dek ruang radiologi.
Petugas yang pertama kali menyadari kepulan asap tebal segera memberitahu rekan-rekannya untuk melakukan evakuasi dan penanganan awal.
“Dugaan awal dari kabel atau listrik, tapi masih dalam penyelidikan,” ucapnya.
Staf rumah sakit sempat berupaya memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun asap yang pekat membuat upaya tersebut sulit dilakukan.
Baca Juga: Kebakaran di Segedong Mempawah: Dua Rumah Ludes Dilalap Api
Tak lama kemudian, tim pemadam kebakaran tiba dan berhasil mengatasi situasi.
Saat ini, pihak manajemen telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Landak untuk menghitung total kerugian dan mendata seluruh aset yang rusak akibat insiden kebakaran RSUD Landak ini.
(*Red)
Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id
















