Bupati Kubu Raya Minta Maaf Atas Masalah di Acara Jalan Sehat JIWO

Bupati Kubu Raya, Sujiwo, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf. (Dok. Tiktok/@ jiwoofficial3)

Secara tulus, beliau mengungkapkan penyesalannya.

“Saya atas nama pribadi dan segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menyampaikan permohonan maaf yang teramat dalam atas kemacetan dan kekurangan kupon pada saat acara Jalan Sehat Gebyar HUT Kemerdekaan RI yang berlangsung pagi tadi,” ujarnya.

Beliau menjelaskan bahwa jumlah peserta yang hadir jauh di luar perkiraan awal.

“Jumlah peserta yang berpartisipasi di luar perkiraan sehingga kemacetan tidak dapat dihindari dan kupon yang kami siapkan pun jauh dari cukup,” tambah Bupati.

Awalnya, panitia telah menyiapkan sebanyak 15 ribu lembar kupon. Namun, jumlah tersebut habis dalam waktu singkat karena tingginya animo warga.

“Menyoal kupon, kami telah menyiapkan sebanyak 15 ribu lembar. Karena tingginya antusiasme masyarakat mengikuti agenda ini, jumlah yang kami siapkan ternyata tidak cukup sehingga masih banyak yang belum kebagian,” jelasnya.

Sebagai solusi cepat di lapangan, pemerintah daerah segera mencetak kupon tambahan.

“Sebagai bentuk penanganan, sesaat setelah mengetahui banyaknya warga yang belum kebagian kupon, kami pun mencetak kupon tambahan sebanyak 15 ribu lembar. Mereka yang tadinya tidak kebagian kupon saat di Kantor Cabang Bank Kalbar (lokasi awal pembagian kupon) lantas kami arahkan untuk mengambil kupon di area Kantor Bupati Kubu Raya,” paparnya.

Meskipun demikian, Bupati mengakui adanya kendala dalam penyebaran informasi mengenai kupon tambahan ini, yang menyebabkan sebagian peserta terlanjur pulang.

Baca Juga: Wali Kota Edi Kamtono Apresiasi Fun Run RS Mitra Medika, Dorong Gaya Hidup Sehat di Pontianak

Inti dari permohonan maaf Bupati Kubu Raya ini adalah pengakuan atas kekurangan yang terjadi.

“Kami mengakui terdapat kekeliruan dalam penyebaran informasi mengenai kupon tambahan ini sehingga ada banyak peserta yang memutuskan untuk langsung pulang. Kemudian, dalam proses pembagian kupon tambahan di Kantor Bupati juga terdapat kesilapan dari pihak kami sehingga memunculkan ketidakpuasan, bahkan kekecewaan dari para peserta,” katanya.

Dengan penuh tanggung jawab, Bupati menegaskan bahwa dirinyalah yang paling bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Niat awal pemerintah adalah untuk memberikan kebahagiaan bagi masyarakat.

“Sayalah yang paling bertanggung jawab atas segala insiden yang terjadi pagi tadi. Niat dan tujuan kami mengadakan acara seperti ini semata-mata untuk membahagiakan rakyat. Dalam prosesnya ada yang dikecewakan, dengan penuh kerendahan hati saya menyampaikan permohonan maaf yang tidak terhingga,” ucapnya.

Kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi penting bagi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

“Peristiwa hari ini sungguh menjadi pembelajaran dan evaluasi bagi kami ketika nantinya menggelar agenda yang melibatkan masyarakat ramai,” tutupnya.

(*Red)