Bawaslu Kalbar Bedah Buku Srikandi Pengawas Pemilu

Suasana bedah buku “Srikandi Mengawasi Pemilu” di Hotel Harris Pontianak, menghadirkan penulis dan jajaran Bawaslu Kalbar. (Dok. Instagram/@bawaslukalbar)
Suasana bedah buku “Srikandi Mengawasi Pemilu” di Hotel Harris Pontianak, menghadirkan penulis dan jajaran Bawaslu Kalbar. (Dok. Instagram/@bawaslukalbar)

Penulisan buku dimulai sejak tahapan pengawasan logistik hingga pelaksanaan Pilkada yang penuh dinamika latar sosio-kultural masyarakat.

Salah satu penulis asal Kalbar, Agnesia Erni, membagikan kisah perjalanannya dari Panwascam di Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, hingga menjadi bagian dari Bawaslu provinsi.

Ia menegaskan, kesempatan untuk berkiprah dalam pengawasan pemilu terbuka bagi siapa pun, termasuk perempuan dari daerah terpencil.

Baca Juga: Bawaslu Kalbar Temukan Ribuan Ketidaksesuaian dalam Proses Coklit Pilkada 2024

“Karena kesempatan itu tidak hanya untuk orang-orang yang berada di kota, melainkan saya sebagai contoh yang berasal dari daerah bisa ikut berkompetisi di provinsi,” ujar Agnesia.

Anggota Bawaslu Kalbar, Yosef Harry Suyadi, berharap kegiatan ini memperkuat peran perempuan sebagai penggerak demokrasi sekaligus memberi inspirasi bagi masyarakat luas.

(fd)