Opini  

Merawat Pancasila, Merawat Kalbar: Refleksi Pelantikan DPD IKAL Kalimantan Barat Masa Bakti 2025–2030

Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (DPD IKAL Lemhannas).
Moment Foto Bersama Paska Pelantikan DPD IKAL Kalimantan Barat Masa Bakti 2025–2030. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Sebagaimana pesan Jenderal (Purn) Agum Gumelar dalam sambutannya, pelantikan DPD IKAL bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian yang lebih besar. Amanah sejarah ini menuntut keteladanan, konsistensi, dan inovasi dalam menjawab dinamika bangsa.

DPD IKAL Kalbar perlu menegaskan dirinya sebagai agen integritas dan penjaga moral bangsa.

Tak sekadar terjebak dalam formalitas organisasi, melainkan menjelma menjadi motor penggerak perubahan di daerah—dari pendidikan politik yang cerdas, pelibatan aktif masyarakat sipil, hingga advokasi kebijakan yang berpihak pada rakyat.

Dalam semangat itu, pelantikan ini menjadi lebih dari sekadar agenda rutin lima tahunan. Ia

adalah penegasan bahwa Kalimantan Barat tidak absen dalam menjaga

ipoleksosbudhankamnas—ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, keamanan, dan lingkungan hidup nasional. Semua itu dilandaskan pada cinta tanah air, kepatuhan konstitusi, dan keikhlasan untuk terus merawat Indonesia dari pinggiran.

Penutup: Kado untuk Kalbar, Kado untuk Indonesia

Akhirnya, kepada segenap pengurus DPD IKAL Kalbar masa bakti 2025–2030, izinkan kami mengucapkan:

Selamat bertugas. Selamat merawat Pancasila. Selamat menjaga Kalimantan Barat. Semoga DPD IKAL Kalbar dapat terus menyalakan obor kebangsaan dalam setiap denyut kehidupan masyarakat.

Dalam dunia yang berubah cepat, kita perlu tetap berpijak pada nilai-nilai dasar yang tidak berubah: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Sebab dari sanalah Indonesia terus bertumbuh—kuat, adil, dan bermartabat. Dirgahayu DPD IKAL Kalbar. Jayalah Indonesia Raya

Oleh: Prof Gusti Hardiansyah, Ketua ICMI KALBAR

(Tulisan ini merupakan opini pribadi penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi. Segala data, analisis, dan interpretasi yang disampaikan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis).