Jalan Rusak di Ketapang: Titik Rawan di Ruas Simpang Dua – Balai Berkuak

Kondisi lubang besar dan tergenang air di ruas jalan Kecamatan Simpang Hulu, dari arah Simpang Dua menuju Balai Berkuak, yang telah memakan banyak korban luka. (Dok. Ist)
Kondisi lubang besar dan tergenang air di ruas jalan Kecamatan Simpang Hulu, dari arah Simpang Dua menuju Balai Berkuak, yang telah memakan banyak korban luka. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, KETAPANG – Kondisi infrastruktur jalan yang membahayakan kembali menjadi sorotan di Kabupaten Ketapang.

Para pengendara, baik roda dua maupun roda empat, yang kerap melintasi ruas jalan dari arah Simpang Dua menuju Balai Berkuak di Kecamatan Simpang Hulu diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

Pasalnya, terdapat sebuah lubang besar yang dalam dan kerap tergenang air, tepatnya di sekitar area Ube Ujung, tidak jauh dari Polsek Simpang Dua.

Baca Juga: Perjuangan di Pedalaman Bengkayang: Ibu Melahirkan Ditandu Karung Akibat Jalan Rusak Parah

Lubang menganga ini telah menjadi “jebakan” yang memakan banyak korban, terutama bagi mereka yang melintas pada malam hari dengan kondisi penerangan yang minim.

Kurangnya tanda peringatan yang jelas di sekitar lokasi membuat lubang tersebut tidak terlihat, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas secara signifikan.

Kondisi jalan rusak di Ketapang ini menjadi keluhan serius dari masyarakat yang setiap hari mengandalkan akses tersebut untuk beraktivitas.

Salah satu korban yang baru-baru ini mengalami nasib nahas adalah seorang warga bernama Vena.

Melalui unggahan di media sosial, ia membagikan pengalamannya yang menyakitkan setelah terjatuh akibat lubang tersebut.

“Saya korban yang kesekian kalinya jatuh di jalan itu dan mengalami luka-luka di tangan, kaki, dan di wajah.” tulis Vena pada media sosial miliknya.

Baca Juga: Jalan Rusak di Tempunak Hulu, Ambulans Kesulitan Bawa Pasien: Netizen Soroti Kinerja Pemda

Kejadian yang menimpa Vena bukanlah yang pertama kali. Menurutnya, sudah banyak pengendara lain yang menjadi korban di titik yang sama.

Ia berharap ada perhatian serius dari pihak yang berwenang untuk segera mengambil tindakan, mengingat vitalnya ruas jalan tersebut bagi mobilitas warga.

“Saya juga meminta kepada yang berwenang agar segera memperhatikan jalan di sekitaran tersebut, karena di sini sudah banyak korbannya. Jika belum diperbaiki, setidaknya dikasih tanda yang jelas, agar saat dilewati terutama pada malam hari para pengendara motor maupun mobil bisa melihat dengan jelas.” pungkasnya.

Pengendara yang melewati jalur tersebut diimbau untuk mengurangi kecepatan dan lebih berhati-hati, terutama saat cuaca buruk atau malam hari, demi menghindari bahaya dari kondisi jalan rusak di Ketapang tersebut.

Baca Juga: Jalan Rusak di Kalbar Terbengkalai, Pemprov Malah Belanja Mobil Mewah

(*Red)