Menurutnya, perubahan nasib suatu bangsa dimulai dari perubahan individu di dalamnya.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh umat Muslim untuk menjadikan tahun baru Islam ini sebagai titik awal untuk meninggalkan keburukan dan mendekatkan diri pada kebaikan.
“Artinya mari kita berhijrah dari jalan yang belum baik menuju jalan kebaikan. Allah tidak akan merubah nasib seseorang satu kaum satu bangsa kalau bukan orang atau kaum itu yang mengubahnya sendiri,” ajak Norsan.
Lebih lanjut, Gubernur mendorong para jemaah yang hadir untuk menyimak dengan saksama tausiyah yang akan disampaikan.
Baca Juga: PHBI Masjid Baitussalam Dalong Akan Gelar Tabligh Akbar Bersama ‘UCAY’
Ia berharap ilmu yang didapat dari acara Tabligh Akbar Ustadz Das’ad Latif ini dapat menjadi bekal dan panduan dalam menjalani kehidupan sehari-hari demi mencapai ridha Allah SWT.
“Mungkin tahun lalu dosa atau perbuatan – perbuatan yang tidak baik kita lakukan. Mari kita berhijrah menuju pada surganya Allah SWT. Mudah-mudahan dengan tausyiah Ustad Das’ad Latif ini kita dapat ambil hikmahnya dan kita jadikan pegangan hidup kita di dalam kehidupan keseharian,” tutupnya.
Sementara itu, Ustadz Das’ad Latif dalam tausiyahnya mengajak seluruh umat untuk menjadi Muslim yang seutuhnya dan tidak setengah-setengah dalam menjalankan ajaran agama.
Ia mengingatkan bahwa godaan setan akan selalu ada untuk menyesatkan manusia.
“Janganlah engkau mengikuti langkah-langkah setan karena sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagi kalian,” tegasnya.
Ustadz Das’ad Latif juga menyentuh aspek kebangsaan dan sosial.
Ia mengajak umat Islam untuk menunjukkan rasa cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan cara yang nyata, salah satunya adalah dengan menolak praktik suap, terutama dalam konteks pemilihan umum legislatif dan eksekutif.
“Kalau mau memperbaiki negara kita, ayo jangan menerima suap. Sebagai muslim mari hijrah, kalau selama ini masih malas berjamaah yok berjamaah di masjid, tidak bisa datang ke masjid berjamaahlah dengan teman. Mari ikuti dan dengar dakwah, kalau tidak bisa setiap hari ya adalah sekali sepekan. Insya Allah kalau ini kita lakukan maka Allah akan angkat derajat di dunia dan derajat di akhirat,” ajaknya.
(*Red/Irf/Irm)
Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id
















