Sementara itu, Kecamatan Manismata berhasil menduduki peringkat ketiga dengan total 191 poin.
Sebagai simbol keberlanjutan, acara ditutup dengan prosesi penyerahan bendera Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) kepada tuan rumah MTQ ke-33 tahun berikutnya, yaitu Kecamatan Muara Pawan.
Apresiasi Bupati kepada Seluruh Pihak
Dalam sambutannya, Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh kafilah yang telah berpartisipasi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Baca Juga: Wabup Ketapang Lantik 16 Dewan Hakim dan 4 Panitera MTQ ke-32 di Sungai Laur
Ia juga secara khusus mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara dan seluruh dewan hakim yang telah bekerja keras untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan sukses dan lancar dari awal hingga akhir.
“Selamat kepada juara umum, Kecamatan Delta Pawan. Kepada yang belum berhasil menjadi juara, masih ada kesempatan MTQ tahun depan di Kecamatan Muara Pawan,” ujar Bupati memberikan semangat.
Bupati menaruh harapan besar agar para juara dari MTQ ke-32 tingkat Kabupaten Ketapang ini dapat menjadi duta daerah yang akan mengharumkan nama Kabupaten Ketapang pada ajang MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang akan datang di Kabupaten Kapuas Hulu.
Beliau bahkan menyatakan komitmennya untuk hadir langsung memberikan dukungan.
“Saya, kalau tidak ada halangan, diberikan kesehatan akan hadir di Kapuas Hulu membersamai kafilah Kabupaten Ketapang di MTQ ke-33,” ucapnya disambut tepuk tangan hadirin.
Di sela-sela acara, Bupati Alexander Wilyo juga menyoroti pembangunan fasilitas budaya di sekitar lokasi acara.
Terkait progres bangunan rumah adat Melayu yang terletak di belakang Masjid Besar An-Nur, Sungai Laur, Bupati memberikan instruksi tegas kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
Baca Juga: Ditandai Tabuh Beduk dan Sirine, Wakil Bupati Ketapang Buka Mtq XXXI di Nanga Tayap
Ia meminta agar bangunan tersebut dapat diselesaikan dan diresmikan paling lambat dalam waktu dua tahun ke depan.
(AF)
















