Baca Juga: Polisi Bongkar Sindikat Perdagangan Orang
Satu bayi lainnya diamankan di wilayah Jabodetabek.
“Ada yang berperan sebagai perekrut awal bayi, bahkan sejak masih dalam kandungan, ada juga yang bertugas merawat bayi, menampung, hingga membuat surat-surat identitas palsu seperti akta lahir dan paspor. Mereka juga terlibat dalam proses pengiriman bayi yang rencananya akan dikirimkan ke Singapura,” jelas Hendra, Selasa (15/7/25).
Menurut Hendra, 12 tersangka memiliki peran berbeda dalam sindikat ini, mulai dari perekrutan, perawatan, hingga pembuatan dokumen palsu seperti akta lahir dan paspor.
Barang bukti berupa dokumen identitas dan paspor korban juga telah disita.
Baca Juga: Menko Polhukam Dorong Kolaborasi ASEAN Atasi Perdagangan Orang
Penyidik Polda Jawa Barat terus mengembangkan kasus ini untuk menyelamatkan lebih banyak bayi dan mengungkap jaringan perdagangan bayi jaringan internasional.
Kerja sama dengan Interpol menjadi langkah strategis untuk melacak bayi-bayi yang diduga telah dikirim ke Singapura.
(*Red)
















