Apple Banting Harga iPhone di China, Kini di Bawah Rp 13 Juta!

Apple Banting Harga iPhone di China: Kini di Bawah Rp 13 Juta!
Apple Banting Harga iPhone di China: Kini di Bawah Rp 13 Juta! (Dok. Figma)

Menurut firma riset pasar IDC, tidak masuknya sebagian besar model iPhone dalam skema subsidi untuk produk elektronik di bawah 6.000 yuan menjadi salah satu faktor kunci di balik proyeksi penurunan tersebut.

Sebaliknya, total pengiriman smartphone di China diprediksi tumbuh 3% tahun ini, didorong oleh peningkatan permintaan untuk ponsel Android berkat subsidi pemerintah.

Pada kuartal pertama 2025, pengiriman iPhone di China anjlok 9% dibandingkan tahun sebelumnya. Apple menjadi satu-satunya vendor di antara lima besar yang mencatatkan penurunan.

Di sisi lain, pengiriman smartphone Xiaomi melonjak 39,9%, dan Huawei naik 10% pada periode yang sama.

“Pengiriman Apple menurun karena struktur harga premiumnya membuat perusahaan tidak bisa memanfaatkan subsidi,” ujar analis IDC, Will Wong.

Ia menambahkan, performa Xiaomi didorong oleh subsidi pemerintah yang sangat cocok dengan karakteristik konsumennya yang sensitif terhadap harga.

Skema Subsidi Nasional China

Skema subsidi nasional ini diluncurkan awal tahun ini oleh pemerintah China dengan tujuan utama mendorong konsumsi domestik. Pemerintah memberikan subsidi sebesar 15% untuk pembelian smartphone, tablet, dan smartwatch dengan harga di bawah 6.000 yuan, dengan batas maksimal subsidi 500 yuan per unit.

Subsidi ini secara signifikan menguntungkan model-model iPhone seperti **iPhone 16, iPhone 16e, dan iPhone 15** yang dibanderang mulai 5.999 yuan.

Namun, varian iPhone premium seperti seri Pro dan Pro Max sayangnya tidak masuk kriteria karena harganya melebihi batas 6.000 yuan.

(*Red)