Disebut Bungkam Soal Pengadaan Mobil Dinas Miliaran, Ketua Badko HMI Kalbar: Kami Organisasi Terhormat!

"Ketua Badko HMI Kalbar, Muhammad Said, memilih bungkam di tengah sorotan publik terkait pengadaan mobil dinas Pemprov Kalbar senilai Rp15 miliar, dengan alasan organisasi "terhormat" perlu kajian mendalam"
Ketua Badko HMI Kalbar, Muhammad Said, memilih bungkam di tengah sorotan publik terkait pengadaan mobil dinas Pemprov Kalbar senilai Rp15 miliar, dengan alasan organisasi "terhormat" perlu kajian mendalam. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Usai ramai diperbincangkan publik atas sikapnya yang cenderung pasif terkait pengadaan mobil dinas miliaran rupiah oleh Pemprov Kalbar, Ketua Badko HMI Kalbar, Muhammad Said, akhirnya muncul dengan memberikan respons yang mencengangkan.

Alih-alih melakukan klarifikasi atau memberikan tanggapan yang substansial mengenai isu tersebut, Muhammad Said dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya merupakan organisasi terhormat dan perlu melakukan kajian mendalam sebelum bersikap.

“Kami organisasi terhormat. Apapun yang kami lakukan selalu berdasarkan kajian-kajian sebelum bersikap,” ujarnya melalui pesan singkat pada hari Minggu (22/6/2025).

Muhammad Said juga menyayangkan, “yang saya sayangkan, Fakta Kalbar tak pernah naikan berita-berita, kegiatan-kegiatan positif HMI, tiba-tiba datang minta komentar isu ini yg belum kami kaji bagaimana kedalamannya. Ingat-ingat, tak ade yg abadi”

Baca Juga: Badan Penghubung Kalbar Gelontorkan Rp3,57 Miliar untuk Mobil Dinas Pejabat, Padahal Sudah Ada Hibah Kendaraan Layak Pakai

Sebelumnya Faktakalbar.id telah berupaya mengonfirmasi isu ini dengan memberikan data original berupa tangkapan layar dari situs sirup.lkpp.go.id, yang mana situs tersebut dapat diakses secara luas oleh masyarakat dan memuat informasi anggaran secara detail, data-data beserta penjelasannya tersebut diberikan sejak Senin, (16/6/2025).

Selain itu, Faktakalbar.id juga telah berupaya mencari informasi kegiatan positif yang dimaksud Muhammad Said melalui mesin pencari google, mengingat Badko HMI Kalbar tak pernah mengirimkan statement kritik, kegiatan, ataupun undangan sebelumnya.

Seperti diketahui, Pemprov Kalimantan Barat telah menganggarkan dana miliaran rupiah untuk pengadaan kendaraan dinas, dengan pengeluaran paling besar dialokasikan untuk Sekretaris Daerah Kalbar, yakni senilai Rp15 miliar.