Banjir dan Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Wilayah, Satu Korban Jiwa di Gorontalo

Cuaca ekstrem melanda Desa Parakan, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (18/6). Sumber foto : BPBD Kabupaten Bogor
Cuaca ekstrem melanda Desa Parakan, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (18/6). Sumber foto : BPBD Kabupaten Bogor

Faktakalbar.id, NASIONAL – Memasuki akhir pekan ketiga bulan Juni 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa bencana hidrometeorologi basah masih terus terjadi di beberapa wilayah Indonesia.

Data terbaru hingga Sabtu (21/6) pukul 07.00 WIB mencatat sejumlah kejadian banjir dan cuaca ekstrem yang berdampak cukup signifikan.

Pohuwato, Gorontalo: Banjir Bandang Telan Korban Jiwa

Laporan pertama datang dari Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

Banjir bandang menerjang sembilan desa yang tersebar di lima kecamatan, yaitu Kecamatan Paguat, Lemito, Wanggarasi, Randangan, dan Taluditi pada Jumat (20/6) pukul 21.00 WITA.

“Terjadi satu korban jiwa dan satu orang lainnya masih dalam pencarian akibat terseret arus banjir di Desa Tuweya, Kecamatan Wanggarasi,” ujar pihak BPBD Pohuwato.

Baca Juga: BMKG Prediksi Musim Kemarau Lebih Pendek, BNPB Imbau Masyarakat Siaga Kekeringan

Selain korban jiwa, banjir berdampak pada 340 rumah warga serta satu fasilitas ibadah.

BPBD Pohuwato berkoordinasi dengan tim SAR, TNI/Polri, Tagana, serta dinas sosial untuk melakukan penanganan, dengan fokus utama pencarian korban dan evakuasi warga terdampak.

Petugas juga mendirikan tenda pengungsian, menyediakan dapur umum, serta mendistribusikan perlengkapan kebersihan dan makanan siap saji. Hingga Sabtu pagi, air masih menggenangi wilayah Kecamatan Wanggarasi dan Taluditi.

Beberapa ruas jalan belum bisa dilalui karena tergenang air. Sementara itu, cuaca di wilayah tersebut masih hujan dengan intensitas rendah hingga sedang.

Ciomas, Bogor: Angin Kencang Rusak Rumah Warga

Di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, cuaca ekstrem terjadi di Desa Parakan, Kecamatan Ciomas, pada Rabu (18/6) pukul 18.15 WIB.

Meski tidak ada korban jiwa, hujan deras disertai angin kencang menyebabkan kerusakan pada sembilan rumah warga.

BPBD Kabupaten Bogor menyebutkan bahwa “enam rumah mengalami rusak sedang dan tiga rumah lainnya rusak ringan, terutama pada bagian atap.”

Baca Juga: BNPB Catat 20 Kejadian Bencana dalam 24 Jam, Masyarakat Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

Petugas segera melakukan asesmen dan kini rumah-rumah terdampak sudah mulai diperbaiki.

Semua warga masih tinggal di rumah masing-masing dengan pemantauan dari petugas.