Selain BSU, terdapat empat kebijakan lain dalam paket stimulus ekonomi era Prabowo. Pertama, diskon tiket kereta api, pesawat, dan angkutan laut sebesar Rp0,94 triliun.
Kedua, diskon tarif tol untuk bulan Juni dan Juli 2025 senilai Rp0,65 triliun. Ketiga, penebalan bantuan sosial sebesar Rp11,93 triliun.
Terakhir, perpanjangan diskon 50 persen untuk iuran jaminan kecelakaan kerja (JKK).
Secara total, nilai keseluruhan paket stimulus tersebut mencapai Rp24,44 triliun. Sebagian besar atau sekitar Rp23,59 triliun berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Kita harapkan kuartal II maka pertumbuhan ekonomi bisa dijaga mendekati 5 persen dari yang tadinya diperkirakan akan melemah akibat kondisi global,” tutur Sri Mulyani. (fd)
















