Sinergi Pemerintah dan CSR Dorong Pemulihan Gempa Bengkulu Lebih Cepat

Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati memberikan arahan dalam rapat koordinasi penanganan pascagempabumi M 6.3 Bengkulu di Kantor Gubernur Bengkulu, Kota Bengkulu, Sabtu (24/5). Foto: HO/Faktakalbar.id
Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati memberikan arahan dalam rapat koordinasi penanganan pascagempabumi M 6.3 Bengkulu di Kantor Gubernur Bengkulu, Kota Bengkulu, Sabtu (24/5). Foto: HO/Faktakalbar.id
  • Rp60 juta untuk rumah rusak berat

  • Rp30 juta untuk rusak sedang

  • Rp15 juta untuk rusak ringan

BNPB meminta pemerintah daerah segera mengajukan proposal lengkap dengan data by name by address sesuai NIK. Direktur Dukungan Infrastruktur Darurat BNPB, Yuferizal, menegaskan bahwa proposal dibutuhkan agar bantuan tepat sasaran.

“Kita juga ada program Dana Stimulan. Dibutuhkan proposal dari wali kota, agar bisa kami tindak lanjuti secepatnya,” ungkap Yuferizal.

Perkembangan Terbaru Pascagempa

Memasuki hari kedua pascagempa, penanganan darurat terus dimaksimalkan. Posko utama telah didirikan di Kantor BPBD Kota Bengkulu. Di posko ini, seluruh layanan bagi warga terdampak — seperti logistik, makanan, dan peralatan — diorganisir dengan melibatkan lintas OPD.

Kondisi Kota Bengkulu saat ini mulai berangsur pulih. Aktivitas warga mulai normal dan pembersihan puing bangunan dilakukan secara gotong royong.

Namun, kebutuhan mendesak masih ada, seperti peralatan pembersih, tenda pengungsi, velbed, dapur umum mobile, dan toilet portable. BNPB telah mengirimkan bantuan logistik melalui jalur darat, diperkirakan tiba pada Minggu (25/5) dini hari.

Bantuan tersebut mencakup sembako, tenda keluarga, selimut, matras, makanan siap saji, dan perlengkapan lainnya. Seluruh unsur gabungan dijadwalkan melanjutkan pembersihan bangunan pada Minggu pagi.

Baca Juga: 34 Rumah Rusak Akibat Gempa Magnitudo 6,3 di Bengkulu, Warga Diminta Tetap Waspada

Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id