Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Daerah, BNPB Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Tanah longsor yang terjadi di Desa Kendan, kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung Barat (18/5) sumber foto BPBD Kabupaten Bandung Barat. Foto: HO/Faktakalbar.id
Tanah longsor yang terjadi di Desa Kendan, kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung Barat (18/5) sumber foto BPBD Kabupaten Bandung Barat. Foto: HO/Faktakalbar.id

BPBD setempat telah melakukan asesmen, berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan instansi lain. Kondisi terkini, banjir di Bekasi telah surut dan warga masih membersihkan rumah dari sisa material banjir.

Tanah Longsor di Trenggalek, Enam Orang Hilang

Di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, hujan lebat pada Senin (19/5) memicu tanah longsor yang menimbun tiga rumah di lima kecamatan. Enam warga dilaporkan hilang, yakni Mesinem, Nitin, Tulus, Yatini, Yatemi, dan Torik.

Sebanyak 30 jiwa terdampak, dan 26 di antaranya mengungsi ke rumah kerabat. Kerugian material mencakup 11 rumah terdampak, lima rumah rusak berat, empat akses jalan tertutup longsor, dan satu tanggul sungai jebol.

BPBD Kabupaten Trenggalek telah bergerak cepat berkoordinasi dengan instansi terkait untuk evakuasi, pencarian korban, dan pendataan kerugian.

Baca Juga: Update BNPB 16 Mei 2025: Catat Banjir Melanda Bandung, Purbalingga, Jombang, dan Sumenep

BNPB Ingatkan Warga untuk Siaga Bencana

BNPB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah. “Segera lakukan evakuasi mandiri ke tempat aman jika terjadi hujan deras lebih dari satu jam dan jarak pandang kurang dari 100 meter,” imbau BNPB dalam pernyataan resminya.

Pemerintah daerah juga diminta untuk memeriksa kesiapan personel, sarana, dan sumber daya. Masyarakat diminta tetap tenang, mengikuti arahan resmi, dan tidak terpengaruh informasi yang tidak jelas sumbernya.