PONTIANAK– Warga di kawasan Ampera, Kota Pontianak, mulai hilang kesabaran dengan kualitas air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Air yang seharusnya bersih untuk kebutuhan sehari-hari malah lebih mirip air parit, penuh dengan endapan kotoran.
“Aiih, coba liat ni, pasang filter dua hari jak udah hitam legam! Padahal dalam rumah cuma tiga orang, jadi pemakaian pun dak banyak, tapi kotorannya macam ni! Kamek dak paham, bayar rutin tapi air ginek!” ungkap seorang warga berinisial (WS), Minggu, (16/1).
Keluhan tak hanya soal kotor, tekanan air pun sangat lemah, sering kali harus dibantu dengan pompa tambahan agar bisa keluar. “Ni di Ampera dalam kecamatan Pontianak kota loh, bukan di ujung kampung! Tapi air macam ni, kalau dak pakai pompa, kecil alirannye. Tambah (SW).
Warga berharap PDAM segera turun tangan dan memperbaiki masalah ini. Bahkan, mereka mengajak masyarakat lain untuk coba pasang filter air di rumah masing-masing agar bisa melihat sendiri bagaimana kualitas air yang mengalir ke rumah mereka.
“Coba lah pasang filter di rumah, biar tau kondisi air di Pontianak ni. Jangan sampai sudah kena penyakit baru sadar kalau air yang dipakai tu kotor” tutupnya. (ro)










