Dengan adanya desa-desa antikorupsi, diharapkan perangkat desa dapat menjalani prosedur dan menjadi contoh teladan dengan menekan pentingnya integritas dan transparansi.
“Jika sudah ditetapkan desa antikorupsi, maka sudah punya SOP atau ketentuan terhadap anggaran di desanya, saya harapkan perangkat desa mematuhi SOP serta ditanamkan jiwa integritas, sehingga tidak ada lagi penyalahgunaan dana desa dan sebagainya,” tutupnya.
Pada kesempatan yang sama, Plt. Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Fries Mount Wongso, berharap seluruh elemen Pemerintahan di Indonesia melakukan pencegahan tindak pidana korupsi.
“Diharapkan pemerintahan yang baru ini, tidak terjadi lagi penangkapan-penangkapan korupsi terkait dengan Kepala Daerah yang bermasalah atau Kepala OPD-OPD lainnya,” harapnya.
Dirinya mengungkapkan bahwa ada 7 desa di Kalbar yang telah memenuhi syarat pemenuhan indikator desa antikorupsi. “Dari penilaian Pemerintah Provinsi dan Kabupaten dari 12 desa yang ada, 7 desa yang sudah lolos dan memenuhi persyaratan indikator desa antikorupsi. Untuk 5 desa lainnya masih belum dinobatkan sebagai desa antikorupsi. Diharapkan tahun depan 5 desa tersebut dapat memenuhi indikator desa antikorupsi,” tutupnya.
Disela-sela rangkaian tersebut, Pj. Gubernur menobatkan 7 Desa Antikorupsi dengan menyerahkan piagam. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan piala dan hadiah kepada Pemenang Duta Antikorupsi di Kalbar oleh Pj. Ketua TP-PKK Kalbar, Ny. Windy Prihastari Harisson, S.STP., M.Si., dengan didampingi Inspektur Provinsi Kalbar, Dra. Marlyna, M.Si., CGCAE., dan disaksikan oleh Forkopimda Kalbar dan TP-PKK Kabupaten/Kota serta Perangkat Desa.
Dengan ditetapkannya 7 desa sebagai desa antikorupsi, semangat pemberantasan korupsi di Kalimantan Barat semakin menguat. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan melayani. Semoga semakin banyak desa di Kalimantan Barat yang dapat mengikuti jejak keberhasilan ini.(rfk/*wnd/ica adpim)










