“Untuk seluruh proses tahapan pilkada semuanya sudah mencapai 98 persen dan bahkan sudah 100 persen termasuk dari sisi persiapan logistik pemilu. Dan baru saja saya pulang dari Kapuas Hulu yang mana daerah ini merupakan kabupaten yang terletak di ujung Kalimantan Barat dan persiapannya sudah baik,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Desk Koordinasi Pilkada Serentak Kemenko Polkam RI Brigjen Pol Desman Sujaya Tarigan, S.H. mengungkapkan Kemenko Polkam RI sudah membentuk sebanyak 14 Desk pemantauan koordinasi Pilkada serentak tahun 2024.
Dimana dalam Desk ini Menko Polkam bertindak sebagai ketua pengarah koordinasi untuk jajaran baik Pemerintah Pusat maupun Daerah untuk memastikan agar pilkada dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan jurdil.
“Jadi memang kita harapkan dari sebanyak 16 Kementerian dan Lembaga seperti Kemenkeu, Perhubungan, Bawaslu, KPU, BIN, dan semua penyelenggara yang tergabung dalam Desk ini dapat saling bersinergi dalam mensupport kegiatan ini baik dari mulai kesiapan hingga selesai,” ucap Desman S Tarigan.
Mengulang atas arahan dari Menko Polkam, dirinya ingin memastikan agar persiapan pilkada ini dapat berjalan dengan lancar.
Kemudian yang menjadi perhatian mereka sebagai Desk yang memantau secara langsung pilkada di Kalbar, berharap khususnya kepada penyelenggara baik pemerintah dan aparat agar tetap netral, dilakukan secara jujur dan terpercaya.
“Penting untuk kami sampaikan bahwa sesuai dengan Putusan MK nomor 136 dimana ASN, Pemerintah, penyelenggara dapat dikenakan pidana paling kecil 1 bulan dengan denda sebesar 600 ribu dan bisa juga paling lama 6 bulan dengan denda sebesar 6 juta, untuk itu kami menghimbau semua pihak dapat menjalankan amanah ini dengan baik,” imbuhnya.
Sejalan dengan aturan yang telah ada, Desman meminta agar pemerintah ikut mendorong serta memfasilitasi penyelenggara pemilu ini berjalan dengan lancar.
“Seperti contoh besok akan ada masa tenang, kemudian Alat Peraga Kampanye (APK) akan dibersihkan. Dalam hal ini Bawaslu bekerja sama untuk membersihkan. Selain itu kami juga mengimbau bagi setiap pasangan calon yang ikut dalam pesta demokrasi ini agar berjalan sesuai prosedur yang ada dan bertanggung jawab bersama pendukungnya dalam menjaga stabilitas keamanan khususnya di Kalbar,” pungkasnya.
Dengan persiapan yang matang dan sinergi yang kuat antara pemerintah, penyelenggara pemilu, serta seluruh stakeholder, pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di Kalimantan Barat diyakini akan berjalan lancar, aman, dan demokratis. Semua pihak berkomitmen untuk mewujudkan pesta demokrasi yang berkualitas dan menghasilkan pemimpin yang amanah untuk membawa kemajuan bagi masyarakat Kalimantan Barat.(rfk/*rfa/ica adpim)










