Sebarkan Pesan Kedamaian dan Ketenangan Jelang Pilkada

Penyebaran isu-isu hoaks di masa Pilkada juga menjadi salah satu yang mesti diantisipasi. Edi Suryanto menyebut, satu-satunya kekuatan yang paling besar dalam mengantisipasi penyebaran hoaks adalah kekuatan masyarakat. Masyarakat menjadi bagian penting dalam menangkal maraknya hoaks. Oleh sebab itu, perlu adanya interaksi dengan akar rumput atau masyarakat paling bawah, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, lurah hingga RT dan RW.

 

“Makanya dengan potensi hoaks ataupun fitnah, berita bohong maupun hasutan, nah di masyarakat itu kita jaga semua jangan sampai terprovokasi,” ungkapnya.

 

Pj Wali Kota menambahkan, hal yang tak kalah pentingnya dalam mengantisipasi hoaks adalah menjalin komunikasi dengan baik antar tokoh agama dan tokoh masyarakat. Dengan komunikasi yang terjalin dengan baik, persoalan-persoalan yang terjadi dan melibatkan masyarakat akan terselesaikan dengan baik.

 

“Kalau saling komunikasi dengan baik dan semua sudah terjaga dengan baik, mau dikasih hoaks seperti apa, enggak ada masalah karena masyarakat sudah cerdas,” kata Edi Suryanto.

 

Dalam memastikan kelancaran pelaksanaan Pilkada di Kota Pontianak, Pj Wali Kota juga langsung ke lapangan untuk berkoordinasi dengan pemangku kepentingan yang ada di kecamatan-kecamatan. Tujuannya untuk memastikan supaya unsur penyelenggara dan pendukung Pilkada yang ada di kecamatan maupun kelurahan, seperti PPK dan Panwascam serta perangkat kecamatan dan kelurahan, mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada mendatang.

 

“Kami juga menginventarisir kemungkinan risiko atau permasalahan yang masih dihadapi dan juga permasalahan yang mungkin akan terjadi sehingga bisa diantisipasi dari sekarang,” pungkasnya. (rfk/*prokopim)