Ia juga menambahkan, Kurban merupakan ibadah yang sunnah muakkadah, begitu dianjurkan bagi umat Islam yang mampu.“Maka dari itu, semoga kita diberikan rezeki yang berlimpah sehingga dapat berkurban. Dan, semoga kurban yang kita lakukan diberikan keridhoan dari Allah SWT”, pesannya.
Sebagaimana kita ketahui peringatan hari raya Idul Adha seyogyanya mengajak semua untuk senantiasa bercermin bahwa eliminasi egoisme manusia atas kepemilikan diri dan kelompok, kesabaran, serta keteguhan merupakan modal utama yang harus ditumbuhkembangkan dalam rangka menghadapi beragam persoalan kehidupan di era globalisasi, serta untuk meningkatkan kebersamaan dan solidaritas sosial.
“Semoga kita selalu diberikan kekuatan untuk menjalani Perintah Allah SWT dengan ketaatan dan keikhlasan dan semoga hikmah keikhlasan dan pengorbanan Idul Adha senantiasa dapat kita aktualisasikan dalam setiap aspek kehidupan,” ungkapnya.
Menutup pidatonya, Gubernur Harisson berpesan untuk mengambil hikmah dari Hari Raya Qurban yakni sebagai bentuk taqarrub (pendekatan) diri kepada Allah, sebagai rasa syukur kepada Allah atas nikmat hayat (kehidupan) yang diberikan, semangat berbagi dan menguatkan persaudaraan dalam Masyarakat muslim serta tolong menolong dengan sesama serta menghapus dosa dan mendapatkan ganjaran yang besar.(rfk/*irf adpim).










