Harisson Ajak Kepala Perangkat Daerah Tuntaskan Stunting di Kalbar

 

“Penurunan angka stunting di Tahun ini targetnya harus 14 persen. Jadi stunting itu hal yang paling mendasar itu kesenjangan ekonomi dan kesenjangan pangan, makanya kita harus meningkatkan ekonomi keluarga melalui UMKM, ekonomi kreatif, mempermudah perizinan jadi pengangguran turun karena banyak investasi masuk. Secara tidak langsung apa yang kita lakukan itu berpengaruh pada penurunan angka stunting,” jelasnya.

 

Tak hanya itu, di dalam penurunan stunting juga itu berpengaruh pada lingkungan sosial dan pola asuh yang menyangkut pengetahuan ibu, keluarga, remaja putri dan termasuk pengetahuan Kader serta petugas kesehatan.

 

“Jadi harus diperhatikan betul. Saya berharap kedepannya, setiap kebijakan maupun intervensi yang akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi baik melalui program ataupun kegiatan – kegiatan di masing – masing Perangkat Daerah, dapat diukur secara cermat dampak yang dihasilkan dari Kebijakan atau Intervensi yang dilakukan, sehingga dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kalimantan Barat,” harapnya.

 

Turut hadir dalam kegiatan yakni Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Mohammad Bari, S.Sos., M.Si. Penjabat Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari, S.STP., M.Si. Tenaga Ahli Penanganan Stunting Provinsi Jawa Barat, Ira Maulani, SKM., MKM. Satisti Ahli Madya Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Batga, Dr. Preatin, S.ST., M.Si. dan Kepala Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.(rfk/*irf adpim)