Adapun kunjungan rombongan Komisi IV DPR mempelajari kemajuan sektor pertanian, peternakan, lingkungan, dan kehutanan secara integrasif. Swedia, kata Firman, adalah negara yang sukses memaksimalkan sumber daya alamnya menjadi nilai ekonomi.
“Kami dibawa ke lapangan untuk melihat integrasi sektor pertanian dengan tanaman bunga ekspor dan pertenakan. Mereka menggunakan mesin modern, untuk memerah sapi saja pakai mesin,” ujarnya.
“Empat orang pemilik lahan mengelola 800 hektare, semua memakai teknologi modern dan itu yang kita pelajari. Kita bisa mendapatkan perbandingan mengenai kemajuan teknologi yang luar biasa dan kesimpulannya efisiensi,” ucapnya.
Kunjungan kerja ke Stockholm Swedia pada 19-22 Mei 2024. Delegasi ini dipimpin oleh Budhy Setiawan dan Wakil Ketua Budisatrio Djiwandono.***












