Dalam kesempatan tersebut Rokidi meminta seluruh jajaran Bank Kalbar untuk tetap kompak dalam mencapai tujuan yang diinginkan sehingga akan berdampak pada pemegang saham yang mendapatkan dividen yang semakin tahun semakin besar pihaknya menargetkan dividen yang didapatkan daerah minimal 5 persen dari laba. “Kita semua harus selalu kompak, tidak ada friksi friksi yang mungkin nantinya akan menimbulkan silang sengketa. Kalau sudah silang sengketa maka tujuan kita tidak akan tercapai.” tegas Rokidi
Terkait arahan gubernur, Rokidi kembali merinci kalau Bank Kalbar akan terus meningkatkan dan memajukan digital teknologi pada mobile banking yang harus di integrasi dengan seluruh layanan publik. “Disamping itu Bank Kalbar juga akan mengembangkan layanan QRIS Boarding yang nantinya bisa digunakan antarnegara,kami telah membuktikan layanan tersebut di luar negeri dan tidak memiliki masalah.” jelas Rokidi.
“Pak PJ Gubernur meminta kami untuk memaksimalkan pemberian kredit produktif terutama untuk UMKM dan kita secara umum sudah di atas 30 persen. Harapan kita ini terus meningkat tidak hanya diatas 30 persen tetapi lebih dari itu. ” tutup Rokidi. (rfk/*r)










