Terpantau dilokasi Pos pengamanan, Kapolda Kalbar juga memberikan penekanan kepada personel yang melaksanakan pengamanan agar tetap mempedomani SOP Operasi Kepolisian Ketupat Kapuas 2024.
“Saya harapkan personel yang bertugas di pos-pos pengamanan maupun pelayanan, senantiasa menjaga soliditas, mengingat kita gabungan dari beberapa instansi, kita harus paham akan tugas masing l-masing dan selalu siap sedia menghadapi persoalan-persoalan yang ada di lingkungan wilayah pengamanan”, tegas Kapolda.
Kapolda Kalbar juga menghimbau kepada masyarakat Kalimantan Barat untuk bersama-sama dan turut serta menjaga situasi kamtibmas demi kenyamanan bersama dalam merayakan hari kemenangan Idul Fitri 1445 Hijriyah.
“Kepada seluruh masyarakat Kalimantan Barat, Saya menghimbau agar senantiasa turut serta dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban di masyarakat, yang salah satu hal paling utama adalah menertibkan diri sendiri antara lain misalkan dengan mentaati peraturan lalu lintas, tidak mengganggu keteriban umum serta saling menghargai”, pinta Kapolda Kalbar.
Ia juga menyampaikan bahwa beberapa hari yang lalu telah dilaksanakan operasi pekat Kapuas 2024 yang telah berhasil mengungkap 883 kasus yang berhubungan dengan “penyakit masyarakat (Pekat)” yang terdiri dari Miras, judi, narkoba, prostitusi, premanisme, petasan, senjata api dan senjata tajam.
“Semoga dengan telah dilaksanakan operasi kepolisian Pekat Kapuas 2024 kemaren, situasi Kalimantan Barat selama pelaksanaan operasi Ketupat Kapuas 2024 dalam ranfka pengamanan perayaan hari raya Idul Fitri 1445 Hijriyah, termasuk arus mudik dan arus balik dapat berjalan aman dan lancar”, pungkas Irjen Pol Pipit Rismanto.(rfk/*r humas)










