Kalbar Prioritas Nasional Penanganan Karhutla 2023

Gubernur mengikuti Rakor Penanganan Karhutla di ruang DAR (foto: humas prov)

Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, SH, M.Hum., menghadiri Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2023 di Ruang Analisis Data Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Jumat (20/1).

Asisten Administrasi dan Umum Sekda Prov Kalbar, Drs. H. Alfian Salam, MM, dan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Prov Kalbar, Amung Hidayat, SP., M.Si., turut hadir mendampingi.

Rakorsus yang diselenggarakan secara hibrid di Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti Kementerian LHK, Jakarta, dipimpin langsung Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM Republik Indonesia (Menko Polhukam RI), Prof. Dr. Muhammad Mahfud MD, SH, SU , M.IP.

Apresiasi tinggi yang diberikan Menko Polhukam terhadap kinerja seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) maupun Pemerintah Daerah (Pemda) dalam penanggulangan Karhutla di berbagai daerah pada tahun 2022, sehingga terjadi penurunan sebesar 42,9% dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) juga memprediksi musim kemarau di tahun 2023 akan lebih kering jika dibandingkan dengan tahun 2022, sehingga memungkinkan terjadinya El Nino yang dapat meningkatkan Karhutla seperti yang terjadi di tahun 2019.

Berdasarkan data tersebut, Menko Polhukam meminta seluruh daerah untuk siap siaga dan meningkatkan upaya untuk melakukan penanggulangan Karhutla.

“Selanjutnya, saya meminta jajaran TNI-Polri, Pemda, para stakeholder, dan masyarakat, untuk meningkatkan kewaspadaan serta saling bahu-membahu dalam upaya penanggulangan Karhutla,” ujar Prof. DR. Muhammad Mahfud MD.

Usai Arah Menko Polhukam, acara dilanjutkan dengan pemaparan persiapan penanggulangan Karhutla dari K/L terkait serta kepala daerah yang wilayahnya rawan Karhutla, seperti Provinsi Riau, Provinsi Kalimantan Tengah, dan Provinsi Kalimantan Barat.(rfk/sma humas prov)