Warga Bika Kapuas Hulu Tenggelam Usai Terjatuh dari Sampan Saat Memasang Pukat
Faktakalbar.id - Seorang pemuda bernama Kuwierianus Mardi (21) hilang tenggelam di Sungai Kapuas kawasan Dusun Penyeluang, Desa Penyeluang, Kecamatan Bika, Kabupaten Kapuas Hulu.
Faktakalbar.id - Seorang pemuda bernama Kuwierianus Mardi (21) hilang tenggelam di Sungai Kapuas kawasan Dusun Penyeluang, Desa Penyeluang, Kecamatan Bika, Kabupaten Kapuas Hulu.
Korban dilaporkan terjatuh dari sampan kayu miliknya saat hendak memasang jaring pukat di tengah aliran sungai pada Kamis pagi, 23 Oktober 2026.
Peristiwa musibah tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB ketika korban baru selesai memasang dua buah pelampung jaring pukat.
Sejumlah warga setempat yang sedang memukat di sekitar lokasi kejadian melihat secara langsung momen saat korban terpeleset dan jatuh ke sungai.
Warga sekitar sempat berupaya mengayuh perahu mendekati lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan darurat kepada pemuda tersebut.
Namun, korban langsung hilang tenggelam terseret arus deras dan tidak lagi muncul ke permukaan perairan sungai.
Derasnya arus serta kedalaman Sungai Kapuas di titik kejadian menjadi kendala utama warga dalam menyelamatkan korban secara langsung.
Pemuda yang tenggelam tersebut diketahui merupakan warga RT 02 RW 01 Dusun Penyeluang yang sehari-hari beraktivitas di perairan.
Menindaklanjuti laporan warga, tim gabungan Polsek Bika dan Satpolair Polres Kapuas Hulu langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.
Petugas bersama pihak keluarga dan masyarakat setempat menyisir aliran Sungai Kapuas hingga ke arah hilir.
Tim penyisir menyusuri titik-titik krusial aliran sungai tempat korban dilaporkan tenggelam guna menemukan keberadaan pemuda tersebut.
Penyisiran fokus dilakukan pada area pusaran air dan celah alur sungai yang diperkirakan menjadi jalur pergerakan arus.
Selain melakukan pencarian di perairan, aparat kepolisian telah mendatangi tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan bukti petunjuk.
Petugas kepolisian juga mendampingi pihak keluarga korban serta menghimpun keterangan dari para saksi mata di lapangan.
Keterangan dari saksi mata yang melihat awal mula kejadian dikumpulkan guna merekonstruksi kronologi peristiwa musibah tersebut.
Proses pencarian korban hingga kini masih terus berlangsung secara intensif di sepanjang aliran Sungai Kapuas.
Pihak kepolisian terus mengumpulkan data tambahan guna memperjelas kronologi lengkap kecelakaan air tersebut.
Masyarakat sekitar diimbau untuk turut memantau tepian sungai dan memberikan informasi jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Perkembangan informasi penemuan korban akan diperbarui secara berkala sesuai hasil penyisiran tim pencari di lapangan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.