faktakalbar

Video Anggota DPRD Mempawah Bakar Sisa Lahan Kebun Sawit Beredar, Polisi Mulai Cek Lokasi

Faktakalbar.id - Video aktivitas pembakaran sisa lahan yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Mempawah, Choirussaib, beredar di media sosial dan kini ditindaklanjuti kepolisian.

Penulis: Natash Monday, 21 September 2026 📖 2 menit
Video Anggota DPRD Mempawah Bakar Sisa Lahan Kebun Sawit Beredar, Polisi Mulai Cek Lokasi
Aktivitas pembakaran sisa lahan yang diunggah anggota DPRD Mempawah Choirussaib melalui akun Facebook pribadinya menjadi perhatian dan ditindaklanjuti kepolisian.

Faktakalbar.id - Video aktivitas pembakaran sisa lahan yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Mempawah, Choirussaib, beredar di media sosial dan kini ditindaklanjuti kepolisian.

Choirussaib yang merupakan anggota DPRD Mempawah dari Partai Hanura mengunggah sejumlah video melalui akun Facebook pribadinya, Bang Choy (Choirussaib NF).

Dalam video tersebut, Choirussaib terlihat bersama sejumlah orang berada di area kebun sawit yang sebelumnya mengalami kebakaran.

Sejumlah pohon sawit dalam video terlihat terdampak kebakaran yang telah terjadi sebelumnya.

Choirussaib bersama beberapa orang juga terlihat melakukan aktivitas pembersihan di area kebun tersebut.

Salah satu unggahan kemudian disertai keterangan yang menyebut adanya aktivitas pembakaran kembali terhadap sisa kebakaran.

“Bekas kebakaran kita tambah bakar biar bersih,” tulis Choirussaib dalam keterangan unggahannya.

Video tersebut kemudian mendapat perhatian publik karena memperlihatkan adanya aktivitas pembakaran pada area yang sebelumnya terdampak kebakaran.

Informasi mengenai unggahan tersebut selanjutnya diterima dan ditindaklanjuti Polres Mempawah.

Polisi kemudian melakukan pengecekan terhadap lokasi yang berkaitan dengan video tersebut untuk mengetahui kondisi sebenarnya.

Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto mengatakan personel Inafis Satreskrim bersama Polsek Mempawah Hilir telah dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan.

“Untuk memastikan fakta yang sebenarnya, kami melakukan olah TKP terlebih dahulu. Kami ingin melihat langsung kondisi lokasi dan mengumpulkan bukti yang ada, termasuk saksi maupun keterangan lain yang diperlukan,” ujar Ade Chandra, Minggu (20/9/2026).

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mencocokkan informasi dalam video dengan kondisi faktual di lokasi.

Polisi juga mengumpulkan dokumentasi serta keterangan dari pihak-pihak yang dianggap mengetahui aktivitas tersebut.

Ade Chandra mengatakan video yang beredar menjadi informasi awal dalam proses penyelidikan.

“Video yang beredar di media sosial menjadi informasi awal bagi kami. Selanjutnya akan kami cek dan dalami di lapangan. Semua harus berdasarkan fakta dan bukti,” tegasnya.

Kepolisian belum menyampaikan kesimpulan mengenai dugaan pelanggaran dalam aktivitas yang terekam dalam video tersebut.

Proses pemeriksaan masih berlangsung dan penyidik masih mengumpulkan sejumlah bukti yang diperlukan.

Masyarakat juga diminta menunggu hasil pemeriksaan kepolisian sebelum menarik kesimpulan mengenai aktivitas pembakaran tersebut.

“Kami akan bekerja secara profesional dan sesuai prosedur, serta akan ditindak lanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Sebelumnya, Polres Mempawah juga menyatakan telah menurunkan tim penegakan hukum untuk memeriksa lokasi kebakaran hutan dan lahan.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui fakta di lapangan serta memastikan ada atau tidaknya unsur pelanggaran.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK