faktakalbar

Truk Fuso Mogok di Badan Jalan Sungai Mawang Sanggau, Pengendara Motor Tewas dalam Tabrakan

Faktakalbar.id - Truk Mitsubishi Fuso yang berhenti di badan Jalan Raya Sungai Mawang, Kabupaten Sanggau, akibat gangguan mesin terlibat kecelakaan dengan sepeda motor Yamaha Aerox pada Kamis (15/10/2026) malam.

Penulis: Natash Saturday, 17 October 2026 📖 2 menit
Truk Fuso Mogok di Badan Jalan Sungai Mawang Sanggau, Pengendara Motor Tewas dalam Tabrakan
Truk Mitsubishi Fuso yang mengalami gangguan mesin berhenti di badan Jalan Raya Sungai Mawang sebelum terlibat kecelakaan dengan Yamaha Aerox yang menewaskan pengendaranya. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Truk Mitsubishi Fuso yang berhenti di badan Jalan Raya Sungai Mawang, Kabupaten Sanggau, akibat gangguan mesin terlibat kecelakaan dengan sepeda motor Yamaha Aerox pada Kamis (15/10/2026) malam.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB di depan PT Wings, Dusun Sungai Mawang, Kecamatan Kapuas, itu mengakibatkan pengendara sepeda motor berinisial MA (40) meninggal dunia.

Saat kejadian, MA yang merupakan warga Dusun Sungai Mawang sedang berkendara dari arah Pontianak menuju Sanggau menggunakan Yamaha Aerox bernomor polisi KB 6910 UN.

Di jalur yang sama, Mitsubishi Fuso bernomor polisi KB 8493 DC yang dikemudikan AB (34), warga Sungai Jawi, Pontianak Barat, sedang berhenti atau parkir karena mengalami gangguan mesin.

Keberadaan truk yang menggunakan sebagian badan jalan membuat ruang kendaraan yang melintas menjadi terbatas di lokasi kejadian.

Ketika sepeda motor MA mendekati truk tersebut, jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Benturan itu menyebabkan pengendara sepeda motor mengalami kondisi fatal dan dinyatakan meninggal dunia.

Peristiwa tersebut kembali menunjukkan risiko yang dapat muncul ketika kendaraan mengalami gangguan teknis di jalan, terutama pada malam hari saat jarak pandang terbatas.

Kasat Lantas Polres Sanggau AKP Andiet Tri Hatmojo mengatakan pengendara perlu memperhatikan kondisi jalan dan menjaga jarak aman ketika melintas.

“Pengguna jalan harus selalu memperhatikan kondisi di depan, menjaga kecepatan, serta memastikan jarak aman. Pada malam hari, jarak pandang juga perlu menjadi perhatian karena keberadaan kendaraan yang mengalami gangguan dapat membahayakan apabila tidak terdeteksi sejak awal,” ungkapnya.

Menurutnya, kendaraan yang terpaksa berhenti akibat kerusakan perlu segera diamankan agar tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Apabila kendaraan terpaksa berhenti di badan jalan, pengemudi diharapkan segera mengamankan posisi kendaraan dan memberikan tanda atau isyarat yang dapat terlihat oleh pengguna jalan lainnya,” ujarnya.

Petugas kepolisian telah mendatangi lokasi untuk memeriksa kejadian, mendata korban dan saksi, serta mengamankan kendaraan yang terlibat.

Pengaturan lalu lintas juga dilakukan selama proses penanganan kecelakaan berlangsung.

Kasus kecelakaan tersebut ditangani oleh Satuan Lalu Lintas Polres Sanggau untuk proses lebih lanjut.

Kepolisian mengingatkan bahwa pengamanan kendaraan yang mengalami gangguan teknis dan kewaspadaan pengendara merupakan bagian penting dalam mencegah risiko kecelakaan di jalan raya.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK