faktakalbar

Titik Api di Danau Sentarum Jadi Perhatian, Warga Diingatkan Tak Bakar Lahan Sembarangan

Faktakalbar.id - Kemunculan titik api di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum, Kapuas Hulu, menjadi perhatian setelah personel gabungan melakukan pemadaman pada Sabtu (26/9/2026).

Penulis: Natash Monday, 28 September 2026 📖 1 menit
Titik Api di Danau Sentarum Jadi Perhatian, Warga Diingatkan Tak Bakar Lahan Sembarangan
Petugas gabungan melakukan pemadaman titik api di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum, Kabupaten Kapuas Hulu. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Kemunculan titik api di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum, Kapuas Hulu, menjadi perhatian setelah personel gabungan melakukan pemadaman pada Sabtu (26/9/2026).

Penanganan dilakukan Koramil 1206-04/Badau bersama Polsek Badau dan Manggala Agni setelah menerima informasi mengenai adanya api yang masih menyala di kawasan hutan.

Petugas mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi titik api dan melakukan pemadaman agar api tidak menjalar ke area lain.

Danramil 1206-04/Badau Kapten Inf Mahfud Sabban mengatakan kecepatan dalam merespons laporan menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.

“Begitu mendapatkan informasi masih adanya titik api, kami bersama Polsek Badau dan Manggala Agni langsung bergerak ke lokasi. Ini merupakan bentuk sinergitas dan kepedulian bersama dalam mencegah Karhutla agar tidak meluas,” kata Mahfud.

Selain penanganan api, pencegahan juga menjadi perhatian karena kondisi cuaca panas dan kering dapat meningkatkan risiko kebakaran di kawasan hutan.

Personel gabungan kemudian mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan.

Mahfud mengatakan pencegahan Karhutla tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat di sekitar kawasan rawan kebakaran.

“Sinergitas antara TNI, Polri, Manggala Agni dan masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat guna menjaga kawasan hutan, khususnya wilayah Taman Nasional Danau Sentarum, dari ancaman kebakaran,” jelasnya.

Ia menilai penanganan sejak munculnya titik api dapat mengurangi risiko penyebaran kebakaran ke kawasan yang lebih luas.

“Sambung Mahfud, gerak cepat hari ini menjadi langkah penting untuk mencegah api membesar,” demikian keterangan dalam informasi awal penanganan tersebut.

“Kita harapkan mudah-mudahan hutan kita terus terjaga dan tidak ada Karhutla yang terjadi,” pungkasnya.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK