faktakalbar

Tiga Pekerja Tewas Tertimbun Longsor di Lokasi Tambang Emas Ilegal Bengkayang

Faktakalbar.id - Tiga warga dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun tanah longsor di lokasi penambangan emas tanpa izin (PETI) di Dusun Kabang, Kecamatan Lembah Bawang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Senin (12/10/2026) siang.

Penulis: Natash Tuesday, 13 October 2026 📖 2 menit
Tiga Pekerja Tewas Tertimbun Longsor di Lokasi Tambang Emas Ilegal Bengkayang
Lokasi penambangan emas tanpa izin di Dusun Kabang, Kecamatan Lembah Bawang, Kabupaten Bengkayang, tempat tiga warga dilaporkan tewas tertimbun longsor. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Tiga warga dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun tanah longsor di lokasi penambangan emas tanpa izin (PETI) di Dusun Kabang, Kecamatan Lembah Bawang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Senin (12/10/2026) siang.

Peristiwa tersebut terjadi di lokasi yang dikenal warga setempat dengan sebutan “Mas Mining” Kabang.

Saat longsor terjadi, ketiga korban dilaporkan sedang bekerja di dalam lubang galian tambang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi PETI tersebut diduga dikelola oleh seorang pemilik berinisial TN.

Hingga Senin sore, proses evakuasi korban dari timbunan tanah masih berlangsung dan dilakukan oleh pemilik lokasi bersama pekerja lainnya.

Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab membenarkan adanya peristiwa tersebut saat dikonfirmasi media.

“Siap menindaklanjuti kejadian tersebut,” ujar Kapolres singkat.

Hingga berita ini ditulis, identitas ketiga korban belum diperoleh dan penyebab pasti longsor masih menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang.

Aparat dari Polsek Lembah Bawang dan Satreskrim Polres Bengkayang dikabarkan sedang menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kehadiran aparat diperlukan untuk memastikan kronologi kejadian, mengidentifikasi korban, serta menyelidiki kemungkinan adanya unsur pelanggaran dalam aktivitas pertambangan tersebut.

Kecamatan Lembah Bawang diketahui memiliki aktivitas penambangan emas tanpa izin di sejumlah lokasi.

Dalam beberapa tahun terakhir, kecelakaan di lokasi tambang ilegal di wilayah tersebut dilaporkan telah merenggut korban jiwa, termasuk akibat tertimbun longsor dan insiden di dalam lubang galian.

Kawasan Kabang dan Kinande disebut warga sebagai titik yang rawan kecelakaan kerja.

Kondisi tanah yang labil akibat penggalian diduga dapat meningkatkan risiko longsor, terutama ketika hujan membuat struktur tanah semakin rentan.

Namun, faktor penyebab longsor dalam peristiwa di Dusun Kabang ini belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan di lapangan.

Aktivitas pertambangan tanpa izin juga menimbulkan persoalan keselamatan dan kesehatan kerja karena penggalian berisiko tinggi apabila tidak dilengkapi sistem pengamanan yang memadai.

Warga berharap aparat penegak hukum tidak hanya melakukan penindakan setelah jatuhnya korban jiwa, tetapi juga memperkuat pencegahan dan penertiban terhadap aktivitas PETI yang masih beroperasi.

Tragedi ini kembali menyoroti risiko keselamatan pekerja di lokasi tambang ilegal, terutama ketika kegiatan penggalian berlangsung tanpa pengamanan yang memadai.

Selain berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan, aktivitas tersebut juga dapat mengancam keselamatan pekerja dan masyarakat di sekitarnya.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK