Tiga ASN Pemkab Kapuas Hulu Dilantik Menjadi Administrator Kesehatan
Faktakalbar.id - Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu Ambrosius Sadau melantik dan mengambil sumpah tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berpindah posisi menjadi pejabat fungsional administrator kesehatan pada Selasa, 15 September 2026. Prosesi…
Faktakalbar.id - Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu Ambrosius Sadau melantik dan mengambil sumpah tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berpindah posisi menjadi pejabat fungsional administrator kesehatan pada Selasa, 15 September 2026.
Prosesi pelantikan tersebut berlangsung di Meeting Room Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kapuas Hulu, Putussibau Utara, mulai pukul 14.00 WIB.
Perpindahan jabatan fungsional ini menyasar tenaga kesehatan serta staf operasional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu.
Dua ASN di antaranya berpindah tugas dari posisi fungsional perawat menjadi administrator kesehatan yang masing-masing ditempatkan di Puskesmas Bunut Hulu serta Puskesmas Suhaid.
Sementara itu, satu ASN lainnya berpindah dari posisi penata pelayanan operasional menjadi administrator kesehatan pada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kapuas Hulu.
Pengangkatan fungsional baru ini diharapkan mampu mengoptimalkan tata kelola administrasi sektor pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan hingga dinas.
Sekretaris Daerah Kapuas Hulu Ambrosius Sadau menekankan pentingnya profesionalisme serta dedikasi tinggi bagi para pegawai yang baru diambil sumpahnya.
“Jabatan fungsional merupakan amanah dan bentuk kepercayaan negara yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dedikasi, serta integritas,” ujar Ambrosius Sadau.
Rotasi internal ini dilakukan sebagai langkah penyegaran struktur organisasi di lingkungan dinas kesehatan perbatasan.
Pengisian posisi administrator kesehatan dianggap krusial guna mempercepat koordinasi program kesehatan publik di daerah.
Pemerintah daerah berharap perpindahan fungsi jabatan ini dapat langsung berdampak pada efisiensi kerja layanan kesehatan masyarakat.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.