faktakalbar

Tes Urine Mendadak di Rutan Sambas, Seluruh Sampel Penghuni Dinyatakan Negatif Narkoba

BNN Kabupaten Sambas melakukan tes urine secara mendadak terhadap sejumlah penghuni Rutan Kelas IIB Sambas setelah razia gabungan blok hunian, Jumat (18/9/2026).

Penulis: Natash Saturday, 19 September 2026 📖 1 menit
Tes Urine Mendadak di Rutan Sambas, Seluruh Sampel Penghuni Dinyatakan Negatif Narkoba
Ilustrasi, BNN Kabupaten Sambas melakukan tes urine secara acak terhadap penghuni Rutan Kelas IIB Sambas setelah razia gabungan. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - BNN Kabupaten Sambas melakukan tes urine secara mendadak terhadap sejumlah penghuni Rutan Kelas IIB Sambas setelah razia gabungan blok hunian, Jumat (18/9/2026).

Pemeriksaan dilakukan menggunakan metode pengambilan sampel secara acak atau random sampling.

Kepala BNN Kabupaten Sambas Abdul Muthalib mengatakan seluruh penghuni yang menjadi sampel dalam pemeriksaan tersebut dinyatakan negatif.

“Tes urine kita lakukan secara random sampling dan hasilnya negatif semua. Kita berharap di dalam Rutan Sambas tidak ada individu maupun barang terlarang seperti narkoba,” ujarnya.

Tes urine tersebut dilakukan setelah petugas gabungan menyelesaikan pemeriksaan blok hunian Rutan Sambas.

Razia sebelumnya melibatkan personel Rutan Sambas bersama TNI, Polri, dan BNN Kabupaten Sambas.

Pemeriksaan dilakukan untuk mencegah masuk dan beredarnya barang terlarang di dalam lingkungan Rutan Sambas.

Dalam razia tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam blok hunian.

Barang yang diamankan antara lain tujuh unit handphone, tujuh charger, lima headset, dan satu rokok elektrik.

Petugas juga menemukan 13 kipas mini, satu elemen pemanas, dua gunting, tiga power bank, dan 17 batang korek api.

Selain itu, ditemukan satu alat cukur, lima botol kaca, dan tujuh paku.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Sambas Johari Tri Wibowo mengatakan barang tersebut merupakan hasil razia pada Agustus dan September 2026.

“Semua barang-barang ini merupakan hasil razia periode Agustus dan September. Ke depan kita akan terus menggencarkan razia blok hunian agar tidak ada lagi ditemukan barang-barang terlarang yang diselundupkan,” kata Johari.

Kepala Rutan Sambas Trian Pratikta mengatakan razia tersebut merupakan implementasi program Zero Halinar.

“Razia gabungan terhadap blok hunian ini merupakan perintah langsung dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Ini juga merupakan implementasi program Zero Halinar,” ujar Trian.

Abdul Muthalib mengapresiasi pelaksanaan pemeriksaan dan menyebut kerja sama antara Rutan, aparat penegak hukum, serta BNN akan terus diperkuat.

Sinergi tersebut diarahkan untuk mencegah peredaran gelap narkoba di lingkungan pemasyarakatan dan Kabupaten Sambas.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK