faktakalbar

Tekan Kelangkaan Air Bersih, Titik Pengeboran Sumur Ditemukan di Pontianak Tenggara

Faktakalbar.id - Masalah kelangkaan air bersih yang dirasakan warga Jalan Sepakat 2 Gang Anugrah, Kecamatan Pontianak Tenggara, mulai mendapat titik terang usai dilakukan peninjauan potensi sumber air bawah tanah pada Kamis (3/9/2026).

Penulis: Natash Friday, 04 September 2026 📖 1 menit
Tekan Kelangkaan Air Bersih, Titik Pengeboran Sumur Ditemukan di Pontianak Tenggara
Petugas mengukur dan memetakan lokasi potensial sumber air bawah tanah di kawasan pemukiman warga Jalan Sepakat 2 Pontianak Tenggara.

Faktakalbar.id - Masalah kelangkaan air bersih yang dirasakan warga Jalan Sepakat 2 Gang Anugrah, Kecamatan Pontianak Tenggara, mulai mendapat titik terang usai dilakukan peninjauan potensi sumber air bawah tanah pada Kamis (3/9/2026).

Pemeriksaan lapangan tersebut melibatkan tim ahli dari Fakultas MIPA Universitas Tanjungpura guna mengidentifikasi kedalaman serta kualitas cadangan air di kawasan itu.

Petualangan pencarian titik air bersih tersebut diinisiasi bersama kepolisian sektor setempat guna menjawab kebutuhan mendasar masyarakat sekitar.

Tim hidrologi yang diterjunkan ke lokasi mengukur daya dukung tanah untuk menentukan letak akurat pembuatan sumur bor.

Berdasarkan pengujian teknis, tim menemukan cadangan air bawah tanah yang terdeteksi berada di kedalaman 15 sampai 40 meter.

Temuan titik air pada kedalaman tersebut dinilai ideal dan memiliki tingkat akurasi tinggi untuk ditindaklanjuti ke tahap pengeboran.

Tersedianya titik air bersih ini disambut positif oleh warga pemukiman yang selama ini menggantungkan pasokan air harian dari sarana terbatas.

Kapolsek Pontianak Selatan Inayatun Nurhasanah berharap pemetaan awal ini dapat segera membuahkan hasil nyata bagi peningkatan taraf hidup warga.

"Semoga hasil survei ini dapat menjadi langkah awal yang baik untuk rencana pembangunan sumur bor, sehingga nantinya dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat," ujar Inayatun Nurhasanah.

Penanganan persoalan ketersediaan air bersih di wilayah permukiman padat memang memerlukan pendekatan teknis agar bantuan yang dibangun dapat bertahan lama.

Setelah survei titik air selesai, proses dilanjutkan dengan tahapan koordinasi teknis guna menentukan jadwal pengerjaan sumur bor di kawasan tersebut.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK