faktakalbar

Sering Kesemutan? Jangan Dianggap Sepele, Ini Penyebab yang Perlu Diwaspadai

Kesemutan yang terjadi sesekali umumnya tidak berbahaya. Namun, jika sering muncul atau berlangsung lama, kondisi ini bisa menjadi tanda gangguan kesehatan tertentu.

Penulis: Clara Friday, 24 July 2026 📖 2 menit
Sering Kesemutan? Jangan Dianggap Sepele, Ini Penyebab yang Perlu Diwaspadai
Ilustrasi seseorang mengalami kesemutan pada tangan. (dok.ist)

Faktakalbar.id — Hampir setiap orang pernah mengalami kesemutan, baik di tangan, kaki, maupun bagian tubuh lainnya. Kondisi ini biasanya ditandai dengan sensasi seperti tertusuk jarum, mati rasa, atau rasa kebas yang muncul sementara.

Pada umumnya, kesemutan terjadi karena saraf tertekan, misalnya akibat duduk bersila terlalu lama atau tidur dengan posisi tangan tertindih. Namun, jika kesemutan sering terjadi tanpa penyebab yang jelas atau berlangsung dalam waktu lama, kondisi ini sebaiknya tidak diabaikan.


Saraf Tertekan

Penyebab paling umum kesemutan adalah tekanan pada saraf. Duduk, berdiri, atau tidur dalam posisi yang sama terlalu lama dapat menghambat aliran darah dan menekan saraf sehingga menimbulkan sensasi kesemutan.

Biasanya, keluhan akan hilang setelah posisi tubuh diubah dan sirkulasi darah kembali lancar.


Kekurangan Vitamin B12

Vitamin B12 berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem saraf. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan kesemutan yang berulang, terutama pada tangan dan kaki.

Selain kesemutan, penderita juga dapat mengalami tubuh mudah lelah, lemas, hingga gangguan keseimbangan.


Diabetes

Kesemutan yang sering muncul, terutama pada kedua kaki, juga dapat menjadi salah satu gejala neuropati diabetik, yaitu kerusakan saraf akibat kadar gula darah yang tinggi dalam waktu lama.

Karena itu, orang yang memiliki faktor risiko diabetes disarankan rutin memeriksa kadar gula darah apabila sering mengalami keluhan tersebut.


Gangguan Sirkulasi Darah

Aliran darah yang tidak lancar juga dapat memicu kesemutan. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh kebiasaan merokok, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, maupun penyakit pembuluh darah.

Jika disertai nyeri hebat atau perubahan warna pada tangan atau kaki, sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.


Kapan Harus ke Dokter?

Kesemutan perlu mendapat perhatian medis apabila:

  • Terjadi berulang tanpa penyebab yang jelas.
  • Berlangsung lebih dari beberapa menit atau tidak kunjung hilang.
  • Disertai kelemahan pada tangan atau kaki.
  • Mengganggu aktivitas sehari-hari.
  • Disertai gejala lain seperti sulit berbicara, gangguan penglihatan, atau wajah menurun sebelah.

Dokter dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya dan menentukan penanganan yang sesuai.


Cara Mengurangi Risiko Kesemutan

Untuk membantu mencegah kesemutan, masyarakat dianjurkan menjaga pola hidup sehat dengan rutin berolahraga, menghindari duduk atau berdiri terlalu lama, mengonsumsi makanan bergizi yang kaya vitamin B12, menjaga kadar gula darah tetap normal, serta berhenti merokok.

Dengan mengenali penyebabnya sejak dini, kesemutan yang tampak sepele dapat menjadi petunjuk awal adanya gangguan kesehatan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK