faktakalbar

September 2026, Inflasi Kalbar Capai 0,79 Persen dan Jadi Tertinggi Sejak April 2025

Faktakalbar.id - Inflasi Kalimantan Barat pada September 2026 mencapai 0,79 persen secara bulanan, menjadi angka tertinggi dalam 17 bulan terakhir berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar.

Penulis: Natash Friday, 02 October 2026 📖 1 menit
September 2026, Inflasi Kalbar Capai 0,79 Persen dan Jadi Tertinggi Sejak April 2025
Ilustrasi Inflasi - BPS Kalimantan Barat mencatat inflasi bulanan September 2026 sebesar 0,79 persen dengan IHK mencapai 112,76. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Inflasi Kalimantan Barat pada September 2026 mencapai 0,79 persen secara bulanan, menjadi angka tertinggi dalam 17 bulan terakhir berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar.

Angka tersebut tercermin dari Indeks Harga Konsumen (IHK) Kalbar yang naik dari 111,88 pada Agustus menjadi 112,76 pada September 2026.

Perkembangan inflasi tersebut disampaikan Statistik Ahli Madya BPS Kalbar Sri Suyatmi dalam Berita Resmi Statistik di BPS Kalbar, Kamis (1/10/2026).

“Inflasi September 2026 sebesar 0,79 persen ini merupakan inflasi bulanan tertinggi dalam 17 bulan terakhir," ucapnya.

Catatan tersebut menunjukkan kenaikan harga pada September lebih tinggi dibandingkan inflasi bulanan Agustus 2026 yang tercatat 0,20 persen.

Sebelum September 2026, inflasi bulanan tertinggi dalam periode tersebut tercatat pada April 2025 dengan angka 0,95 persen.

Secara tahunan, inflasi Kalbar pada September 2026 tercatat sebesar 4,35 persen dibandingkan September 2025.

Sementara itu, inflasi tahun kalender atau year-to-date hingga September 2026 mencapai 3,64 persen.

Perubahan harga pada September terjadi di sebagian besar kelompok pengeluaran yang digunakan dalam penghitungan IHK.

Dari 11 kelompok pengeluaran, sebanyak tujuh kelompok tercatat mengalami inflasi.

Tiga kelompok lainnya mengalami deflasi, sedangkan kelompok pendidikan tidak mengalami perubahan harga.

Komposisi tersebut menunjukkan pergerakan harga pada September tidak hanya terjadi pada satu kelompok pengeluaran.

Kenaikan harga pada sejumlah kelompok menjadi faktor yang mendorong inflasi bulanan Kalbar pada September.

Di sisi lain, penurunan harga pada tiga kelompok pengeluaran turut menahan kenaikan IHK secara keseluruhan.

IHK merupakan salah satu indikator yang digunakan BPS untuk melihat perkembangan perubahan harga barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat.

Dengan inflasi bulanan sebesar 0,79 persen, perkembangan harga pada September menjadi salah satu catatan penting dalam melihat kondisi harga konsumen di Kalimantan Barat.

Angka tersebut juga memperlihatkan adanya peningkatan tekanan harga dibandingkan bulan sebelumnya.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK