Seorang Pria di Toho Mempawah Ditemukan Meninggal di Rumahnya
Faktakalbar.id - Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Jalan Kamayo, Desa Pak Utan, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, pada Kamis (27/8/2026) malam pukul 23.30 WIB. Petugas dari Kepolisian Sektor Toho bersama…
Faktakalbar.id - Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Jalan Kamayo, Desa Pak Utan, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, pada Kamis (27/8/2026) malam pukul 23.30 WIB.
Petugas dari Kepolisian Sektor Toho bersama tim medis segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan medis awal dan mengamankan tempat kejadian perkara.
Saksi mata menyebutkan bahwa korban ditemukan setelah pihak keluarga meminta bantuan warga sekitar untuk mengecek kondisinya di dalam rumah.
Beberapa warga setempat kemudian memasuki kamar korban dan mendapati pria tersebut sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Warga yang berada di lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan pertama sebelum melaporkan kejadian ini kepada ketua RT dan pihak kepolisian.
Kapolsek Toho, Andi Putra Syamsudi, mengonfirmasi bahwa tim medis tidak menemukan adanya tanda kekerasan pada fisik korban berdasarkan hasil olah TKP.
“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, terdapat tanda bekas tali di sekitar leher,” kata Andi.
Berdasarkan hasil pengumpulan informasi awal di lapangan, pihak kepolisian menduga korban sedang menghadapi persoalan internal keluarga sebelum peristiwa ini terjadi.
“Dugaan sementara korban mengalami tekanan akibat permasalahan keluarga. Namun, untuk memastikan penyebab kematian, petugas tetap melakukan pemeriksaan dan pengumpulan keterangan di TKP,” ujarnya.
Pemeriksaan medis awal yang dilakukan oleh petugas Puskesmas Rawat Jalan Takong juga memperkuat indikasi tidak adanya tindak kekerasan fisik.
Kepolisian Sektor Toho terus melakukan pemeriksaan mendalam terhadap sejumlah saksi guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan.
Di akhir keterangannya, pihak kepolisian meminta publik untuk menjaga privasi keluarga yang sedang berduka dengan tidak membagikan dokumentasi kejadian di platform digital.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan foto maupun video korban demi menghormati keluarga,” tegas Andi.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.