faktakalbar

Sambas Jadi Daerah dengan Penyaluran KUR Terbesar di Kalbar

Faktakalbar.id - Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kalimantan Barat masih menyisakan sekitar Rp1,89 triliun dari total plafon Rp4,49 triliun hingga akhir Juni 2026.

Penulis: Wati Sunday, 16 August 2026 📖 2 menit
Sambas Jadi Daerah dengan Penyaluran KUR Terbesar di Kalbar
Sambas Jadi Daerah dengan Penyaluran KUR Terbesar di Kalbar. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kalimantan Barat masih menyisakan sekitar Rp1,89 triliun dari total plafon Rp4,49 triliun hingga akhir Juni 2026.

Berdasarkan data Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Barat, realisasi KUR baru mencapai Rp2,60 triliun atau 57,99 persen dari target penyaluran tahun ini.

Jumlah tersebut telah disalurkan kepada 32.855 debitur di Kalimantan Barat.

Capaian tersebut dinilai masih memberikan ruang bagi perbankan untuk meningkatkan penyaluran pada semester kedua 2026.

Kepala Kanwil DJPb Kalimantan Barat Rahmat Mulyono mengatakan penyaluran KUR perlu terus didorong agar lebih banyak pelaku usaha dapat mengakses pembiayaan.

"Menurut kami capaian ini cukup baik, walaupun masih perlu ditingkatkan," ujarnya, belum lama ini.

Menurut Rahmat, percepatan penyaluran menjadi penting karena plafon KUR telah tersedia, sementara penyerapan hingga pertengahan tahun belum mencapai dua pertiga dari total kuota.

DJPb Kalbar juga berupaya mengidentifikasi kendala yang membuat penyaluran KUR belum maksimal di sejumlah wilayah.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mempertemukan perbankan penyalur KUR dengan dinas yang menangani koperasi dan UMKM di daerah.

Forum tersebut digunakan untuk membahas hambatan sekaligus membuka akses pembiayaan bagi pelaku usaha yang membutuhkan modal.

Dari total realisasi Rp2,60 triliun, KUR Mikro menjadi skema dengan penyaluran terbesar.

KUR Mikro telah mencapai Rp1,63 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 28.971 orang.

KUR Kecil berada di posisi berikutnya dengan realisasi Rp969,05 miliar kepada 3.722 debitur.

Sementara KUR Supermikro baru mencapai Rp1,59 miliar dengan 162 debitur.

Jika dilihat berdasarkan daerah, Sambas menjadi wilayah dengan penyaluran KUR produktif terbesar.

Nilai penyaluran di Sambas mencapai Rp298,65 miliar dengan 4.148 debitur.

Ketapang mencatat penyaluran Rp293,22 miliar, sedangkan Kota Pontianak mencapai Rp292,39 miliar.

Di sisi lain, Kayong Utara menjadi daerah dengan realisasi terendah, yakni sekitar Rp54 miliar.

Perbedaan realisasi antarwilayah menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam upaya memperluas akses pembiayaan.

Bank penyalur diharapkan tidak hanya mengejar target internal, tetapi juga mampu menjangkau pelaku usaha di daerah yang realisasinya masih rendah.

Rahmat menyebut setiap bank pada dasarnya telah memiliki target penyaluran masing-masing.

BRI masih menjadi bank dengan penyaluran KUR terbesar di Kalimantan Barat hingga periode tersebut.

Meski demikian, capaian keseluruhan menunjukkan masih ada ruang cukup besar untuk meningkatkan penyaluran sampai akhir tahun.

"Kita harapkan ada akselerasi penyaluran. Apa hambatannya, itu yang perlu kita lihat," ujarnya.

Percepatan penyaluran diharapkan dapat membuat kuota pembiayaan yang tersedia lebih banyak terserap oleh pelaku usaha.

Dengan demikian, akses KUR tidak hanya terkonsentrasi di daerah dengan realisasi tinggi, tetapi juga menjangkau wilayah yang masih mencatat penyaluran rendah.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK