faktakalbar

Rp885 Miliar Investasi Jawa Timur Dibidik Masuk Kalbar

Faktakalbar.id - Investasi senilai Rp885 miliar dari sejumlah perusahaan asal Jawa Timur diarahkan ke sektor pupuk dan pertanian di Kalimantan Barat, dengan lokasi pengembangan berada di Kabupaten Mempawah dan Landak.

Penulis: Wati Sunday, 16 August 2026 📖 2 menit
Rp885 Miliar Investasi Jawa Timur Dibidik Masuk Kalbar
Investasi perusahaan asal Jawa Timur senilai Rp885 miliar diarahkan untuk sektor pupuk dan pertanian di Mempawah serta Landak. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Investasi senilai Rp885 miliar dari sejumlah perusahaan asal Jawa Timur diarahkan ke sektor pupuk dan pertanian di Kalimantan Barat, dengan lokasi pengembangan berada di Kabupaten Mempawah dan Landak.

Komitmen tersebut muncul dalam kegiatan Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur-Kalimantan Barat yang mempertemukan pelaku usaha dari kedua daerah.

Dari total nilai tersebut, Saraswanti Anugerah Indonesia menyiapkan investasi Rp500 miliar untuk pengembangan industri pupuk.

Sementara PT Anugerah Dolomit Indonesia menyiapkan Rp85 miliar untuk industri pupuk bahan amelioran.

Adapun Saraswanti Agro Estate menyiapkan investasi Rp300 miliar untuk pengembangan sektor pertanian kelapa sawit di Kabupaten Landak.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan total komitmen transaksi yang tercatat dalam kegiatan tersebut mencapai Rp2,3 triliun.

"Yang tercatat sampai jam ini komitmen transaksinya Rp2,3 triliun. Dari Rp2,3 triliun ini, untuk misi dagang dan investasi tercatat Rp885 miliar.”

Nilai investasi tersebut menjadi bagian dari keseluruhan transaksi dalam kegiatan dagang dan investasi antara Jawa Timur dan Kalimantan Barat.

Sektor pupuk menjadi salah satu sasaran utama investasi dengan dua perusahaan menyiapkan total Rp585 miliar untuk pengembangan industrinya.

Investasi lainnya diarahkan ke sektor pertanian kelapa sawit melalui rencana pengembangan Saraswanti Agro Estate di Landak.

Rencana investasi tersebut menempatkan Mempawah dan Landak sebagai dua wilayah yang menjadi sasaran masuknya modal dari perusahaan asal Jawa Timur.

Bagi Kalimantan Barat, investasi di sektor pupuk dan pertanian berpotensi berkaitan dengan kebutuhan bahan baku serta pengembangan sektor pertanian daerah.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan kerja sama antardaerah perlu diarahkan pada penguatan kemampuan teknologi dan pengolahan komoditas.

“Kerja sama ini mari lebih tingkatkan lagi. Tidak hanya kita belajar produknya, tetapi bagaimana kita bisa belajar ke Jawa Timur mempelajari teknologinya dan tata caranya.”

Menurut Norsan, kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada transaksi perdagangan dan rencana investasi.

“Kami harapkan kedatangan ini tidak hanya sampai di sini, tetapi mari lebih kita tingkatkan hubungan investasi dan dagang ini.”

Rencana penanaman modal itu juga diharapkan dapat memperkuat hilirisasi komoditas serta rantai pasok di Kalimantan Barat.

Selain itu, investasi yang terealisasi berpotensi membuka kegiatan ekonomi baru di wilayah yang menjadi lokasi pengembangan usaha.

Namun, nilai Rp885 miliar tersebut masih berupa komitmen investasi yang perlu ditindaklanjuti hingga tahap realisasi.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK