Ronaldo Ditarik, Sadio Mane Bawa Al Nassr Comeback 3-2
Bermain dengan 10 Pemain dan Tertinggal Dua Gol, Al Nassr Bangkit Tumbangkan Al Ettifaq di Liga Arab Saudi
Faktakalbar.id - Al Nassr mencatatkan kemenangan comeback dramatis 3-2 atas Al Ettifaq pada matchday ketiga Saudi Pro League 2026/2027. Tampil dengan 10 pemain usai kiper Bento kartu merah, Al Nassr bangkit di babak kedua setelah Cristiano Ronaldo ditarik keluar.
Faktakalbar.id - Pertandingan dramatis dan penuh kejutan mewarnai lanjutan pekan ketiga kompetisi kasta tertinggi Liga Arab Saudi, Saudi Pro League musim 2026/2027. Skuad berjuluk The Global Club, Al Nassr, sukses mencatatkan kemenangan comeback yang sangat luar biasa saat bertandang ke markas Al Ettifaq di Prince Mohamed bin Fahd Stadium, Dammam, pada Rabu (26/8/2026) dini hari WIB.
Laga yang berlangsung sengit tersebut menyajikan drama mendebarkan sejak awal babak pertama. Al Nassr yang tampil dengan kekuatan penuh langsung menurunkan bintang sekaligus kapten utama mereka, Cristiano Ronaldo, sebagai starter di lini depan. Namun, petaka besar justru menghampiri tim tamu saat pertandingan baru berjalan 12 menit. Penjaga gawang utama Al Nassr, Bento Krepski, diganjar kartu merah langsung oleh wasit usai melakukan pelanggaran keras di luar kotak penalti.
Kehilangan kiper utama di awal laga membuat keseimbangan permainan tim asuhan Ange Postecoglou menjadi terganggu. Keunggulan jumlah pemain ini berhasil dimanfaatkan dengan sangat baik oleh tim tuan rumah, Al Ettifaq. Terus melancarkan serangan bertubi-tubi ke lini pertahanan Al Nassr yang pincang, Al Ettifaq akhirnya berhasil membuka keunggulan. Skuad tuan rumah sukses mencetak dua gol tanpa balas di babak pertama masing-masing melalui aksi Ondrej Duda dan sepakan keras Alvaro Medran. Skor 2-0 untuk keunggulan Al Ettifaq bertahan hingga turun minum.
Keputusan Berani Ange Postecoglou Usai Turun Minum
Memasuki babak kedua, keputusan sangat berani dan tak terduga diambil oleh juru taktik Al Nassr. Mengingat timnya kalah jumlah pemain dan tertinggal dua gol, sang pelatih memutuskan untuk menarik keluar sang megabintang sekaligus kapten tim, Cristiano Ronaldo. Posisi Ronaldo kemudian digantikan oleh pemain berkarakter bertahan, Abdullah Al Khaibari, demi memperkuat kedalaman lini tengah.
Perjudian taktik tersebut terbukti menjadi titik balik kehancuran Al Ettifaq dan kebangkitan Al Nassr. Tanpa keberadaan Ronaldo di lapangan, alur serangan Al Nassr justru bergerak jauh lebih cair, cepat, dan dinamis. Skema serangan balik mematikan yang diterapkan tim tamu sukses mengurung pertahanan Al Ettifaq yang mulai kewalahan mengantisipasi pergerakan cepat para penyerang Al Nassr.
Penyerang sayap asal Senegal, Sadio Mane, tampil sebagai pahlawan utama sekaligus komando serangan Al Nassr di paruh kedua. Skuad berjuluk Al-Aalami tersebut secara spektakuler berhasil menggelontorkan tiga gol balasan untuk membalikkan kedudukan secara dramatis menjadi 3-2 sebelum peluit panjang dibunyikan.
Aksi Klinis Sadio Mane dan Puncak Klasemen
Mane tampil luar biasa efisien dan klinis sepanjang 45 menit babak kedua. Eks bintang Liverpool tersebut mencatatkan total tiga percobaan tembakan, di mana dua di antaranya sukses dikonversi menjadi gol kemenangan bagi timnya. Satu gol Al Nassr lainnya disumbangkan oleh bek tangguh Abdulelah Al Amri yang ikut membantu serangan dalam situasi bola mati.
Kemenangan dramatis ini membuktikan mentalitas juara yang dimiliki oleh para penggawa Al Nassr. Usai pertandingan, Sadio Mane tidak bisa menyembunyikan rasa bangga dan gembiranya atas daya juang pantang menyerah yang ditunjukkan oleh seluruh rekan setimnya di lapangan.
"Mentalitas seperti inilah yang sangat kami butuhkan. Kami sama sekali tidak menyerah dari awal sampai akhir pertandingan, dan reaksi dari seluruh pemain di babak kedua sangat fantastis. Saya sangat bangga dengan perjuangan rekan-rekan setim hari ini," ujar Sadio Mane dalam sesi wawancara usai laga Al Ettifaq vs Al Nassr.
Tambahan tiga poin berharga dari markas Al Ettifaq ini membuat Al Nassr semakin kokoh bertengger di puncak klasemen sementara Saudi Pro League 2026/2027. Pasukan Ange Postecoglou berhasil menjaga rekor sempurna dengan mengemas sembilan poin penuh dari tiga laga awal musim ini, sekaligus menegaskan status mereka sebagai kandidat kuat juara Liga Arab Saudi.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.