faktakalbar

Residivis Ahli Bobol Rumah Kembali Ditangkap Usai Beraksi di Kabupaten Landak

Penulis: Redaksi Friday, 19 July 2024 📖 1 menit
Residivis Ahli Bobol Rumah Kembali Ditangkap Usai Beraksi di Kabupaten Landak
LANDAK- Satreskrim Polres Landak bersama Tim Macan Bersatu Polda Kalbar dan Tim Resmob Polda Kalbar menangkap seorang pelaku tindak pidana pencurian pada Senin (15/7) lalu di sebuah rumah yang berada di Desa Tonang, Kabupaten Landak.   Pelaku berhasil diamankan berinisial HS adalah seorang residivis yang sering membobol rumah kosong.   Kapolres Landak, AKBP Siswo Dwi Nugroho, S. H., S. I. K., melalui Kasat Reskrim, AKP Raja Toga Paruhum, S. Tr. K., S. I. K., menjelaskan bahwa dari hasil interogasi, pelaku telah melakukan aksinya berulang kali di Kabupaten Landak sejak Januari hingga Juli 2024.   Sasaran utamanya adalah rumah kosong di pinggir jalan, dengan barang-barang yang diambil berupa uang, perhiasan, laptop, HP, dan barang berharga lainnya. Pada tahun 2017, pelaku juga pernah diproses hukum dengan kasus yang sama di Polsek Putusibau Selatan, Polres Kapuas Hulu, dan baru bebas dari Rutan Pontianak pada Desember 2023 setelah diproses hukum di Polsek Pontianak Selatan, Polresta Pontianak Kota," jelas AKP Raja saat dikonfirmasi,Kamis (18/7).   Ia menambahkan bahwa pelaku sering beraksi sendiri dan merupakan pencuri tunggal. Mula-mula pelaku akan mengetuk pintu dan berpura-pura memanggil pemilik rumah. Jika dipastikan tidak ada orang, pelaku akan mencongkel jendela dengan pahat kayu dan masuk kedalam.   "Dia melakukan aksinya dengan menggunakan sepeda motor jenis Scoopy dan Aerox tanpa plat nomor yang sering digantinya. Pelaku biasanya berangkat dari Pontianak pada pagi hari, melewati Sungai Pinyuh dan Anjungan, lalu memasuki wilayah hukum Polres Landak. Pelaku kemudian memantau setiap rumah yang terlihat kosong," tambahnya.(mro)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK