faktakalbar

Puntung Rokok Diduga Picu Karhutla di Kayutunu Sanggau

Faktakalbar.id - Kebakaran sekitar 10 hektare semak belukar terjadi di tepi jalan raya Dusun Kayutunu, Desa Sungai Muntik, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau

Penulis: Natash Monday, 17 August 2026 📖 2 menit
Puntung Rokok Diduga Picu Karhutla di Kayutunu Sanggau
Petugas gabungan memadamkan kebakaran lahan semak belukar di Dusun Kayutunu, Kecamatan Kapuas, Sanggau. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Kebakaran sekitar 10 hektare semak belukar terjadi di tepi jalan raya Dusun Kayutunu, Desa Sungai Muntik, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Sabtu (15/8/2026).

Kebakaran diketahui sekitar pukul 14.15 WIB dan kemudian ditangani petugas gabungan hingga api berhasil dipadamkan pada malam hari.

Lokasi kebakaran merupakan kawasan semak belukar dengan vegetasi yang relatif mudah terbakar.

Kepala Wilayah Kayutunu Desa Sungai Muntik, Tri Makno, mengatakan warga setempat tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan sebelum kebakaran terjadi.

Api justru ditemukan di kawasan yang berada di sekitar tepi jalan raya.

Kondisi tersebut memunculkan dugaan awal bahwa kebakaran dapat dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pengguna jalan.

Meski demikian, dugaan mengenai sumber api tersebut belum dapat dipastikan.

Petugas melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi untuk mengetahui apakah terdapat bekas aktivitas pembakaran lahan oleh warga.

Hasil pemeriksaan tidak menemukan bekas pembakaran yang dilakukan masyarakat di kawasan tersebut.

Kapolsek Kapuas Iptu Marianus mengatakan kondisi semak belukar yang kering membuat api berisiko cepat menjalar.

“Lahan semak belukar yang berada di tepi jalan sangat mudah terbakar. Kami mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan karena bara kecil sekalipun dapat memicu kebakaran dan menyebabkan api cepat meluas,” ujarnya.

Kebakaran tersebut menghanguskan lahan yang diperkirakan mencapai 10 hektare.

Pemadaman dilakukan oleh personel Polsek Kapuas bersama Manggala Agni Kabupaten Sanggau, BPBD Kabupaten Sanggau, dan KPH Sanggau Timur.

Petugas melakukan penyekatan sekaligus pemadaman untuk mencegah api bergerak menuju area lain.

Marianus menilai laporan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan ketika muncul asap atau titik api.

“Yang paling penting adalah bagaimana api segera dikendalikan agar tidak menjalar ke lahan lain. Kami juga mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila melihat asap atau titik api sekecil apa pun sehingga petugas dapat bergerak lebih cepat,” katanya.

Api di Dusun Kayutunu berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.15 WIB setelah petugas memastikan tidak ada lagi kobaran yang berpotensi meluas.

Personel gabungan kemudian bergerak ke kawasan Jalan Laverna, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, untuk menangani kebakaran lahan lainnya.

Kebakaran di Jalan Laverna berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB.

Masyarakat dan pengguna jalan di wilayah tersebut diimbau meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di sekitar lahan kering dan semak belukar.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK