Polisi Temukan Sarana PETI Ditinggalkan di Rawa Dekat Kantor Bappeda Landak
Faktakalbar.id - Polisi menemukan sejumlah sarana yang diduga digunakan untuk aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan rawa Desa Tebedak, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.
Faktakalbar.id - Polisi menemukan sejumlah sarana yang diduga digunakan untuk aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan rawa Desa Tebedak, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.
Peralatan tersebut ditemukan saat polisi melakukan pengecekan lokasi pada Rabu (7/10/2026).
Kawasan yang diperiksa berada sekitar 450 meter dari belakang Kantor Bappeda Landak.
Saat petugas tiba, pekerja yang diduga melakukan aktivitas penambangan sudah tidak berada di lokasi.
Mesin utama yang diduga digunakan untuk mendukung kegiatan tambang juga tidak ditemukan.
Polisi kemudian menemukan sejumlah peralatan yang ditinggalkan di kawasan tersebut.
Peralatan itu antara lain talang kayu, kain kian, keset, selang air dan pipa spiral.
Selain peralatan tersebut, petugas juga menemukan sejumlah perkakas lain yang diduga berkaitan dengan kegiatan penambangan.
Tidak ditemukannya pekerja maupun mesin utama membuat aktivitas penambangan tidak terlihat saat pemeriksaan berlangsung.
Meski begitu, keberadaan sarana tambang menjadi indikasi adanya aktivitas yang sebelumnya diduga berlangsung di kawasan tersebut.
Petugas kemudian merusak beberapa bagian sarana tambang yang ditemukan.
Peralatan yang dirusak merupakan sarana yang diduga dapat kembali digunakan untuk aktivitas PETI.
Sementara itu, polisi belum menemukan pihak yang diduga menjalankan kegiatan penambangan di lokasi.
Identitas pelaku atau pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas tersebut juga masih belum diketahui.
Belum ada keterangan mengenai berapa lama sarana penambangan tersebut berada di kawasan rawa itu.
Polisi masih memiliki pekerjaan lanjutan untuk mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas PETI tersebut.
Pemeriksaan juga menjadi bagian dari upaya memastikan tidak ada aktivitas penambangan yang kembali berlangsung di lokasi.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa meski pekerja dan mesin utama tidak berada di lokasi saat pemeriksaan, sejumlah sarana yang diduga berkaitan dengan kegiatan PETI masih ditemukan.
Kondisi tersebut menjadi dasar bagi petugas untuk melakukan tindakan terhadap sarana tambang yang ditinggalkan di kawasan tersebut.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.