faktakalbar

Polisi Periksa Saksi dan Ukur Luasan Terbakar dalam Penyelidikan Kebakaran Lahan di Tayan Hilir

Faktakalbar.id - Aparat kepolisian memulai pemeriksaan saksi guna memperkuat penyelidikan kebakaran lahan di Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, pada Jumat (31/7/2026).

Penulis: Natash Saturday, 01 August 2026 📖 1 menit
Polisi Periksa Saksi dan Ukur Luasan Terbakar dalam Penyelidikan Kebakaran Lahan di Tayan Hilir
Polisi melakukan penyelidikan kebakaran lahan di Tayan Hilir untuk mengusut pemilik lahan terdaftar bernama Arifin Alapan serta penyebab api. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Aparat kepolisian memulai pemeriksaan saksi guna memperkuat penyelidikan kebakaran lahan di Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, pada Jumat (31/7/2026).

Lokasi kebakaran yang membakar area semak kering di Dusun Terentang tersebut tercatat berada di atas lahan atas nama Arifin Alapan.

Petugas menyatakan kondisi kepemilikan lahan serta penyebab pasti timbulnya api masih memerlukan pendalaman hukum secara menyeluruh.

Selain agenda pemeriksaan saksi, polisi berencana mengukur luasan riil area yang terdampak menggunakan peralatan pemetaan khusus.

Kebakaran yang mulanya terdeteksi pada Rabu (29/7/2026) sore tersebut sempat kembali menyulut bara akibat kondisi cuaca yang sangat panas.

Kapolsek Tayan Hilir Kusdarwanto menekankan pentingnya proses penyisiran di area rawan guna memastikan lokasi aman dari titik api tersembunyi.

“Karena api kembali muncul di beberapa bagian, pemadaman tidak cukup hanya dilakukan pada titik yang terlihat menyala. Tim harus menyisir area sekitar dan melakukan penyiraman ulang untuk memastikan tidak ada bara atau titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali,” ungkapnya.

Penanganan di lapangan telah menggerakkan 30 personel gabungan dari kepolisian, TNI, KPH Sanggau Barat, Manggala Agni, dan pihak swasta.

“Kami mengutamakan penanganan di lapangan agar api tidak meluas. Setelah pemadaman, pemantauan tetap diperlukan karena kondisi cuaca dan vegetasi kering dapat menyebabkan api kembali muncul. Karena itu, penyisiran titik-titik yang berpotensi menyimpan bara menjadi bagian penting dalam penanganan,” katanya.

Kelanjutan penyelidikan kebakaran lahan di Tayan Hilir akan terus mengumpulkan data riwayat penggunaan lahan di sekitar lokasi.

Langkah tegas ini ditempuh guna mendeteksi ada atau tidaknya unsur kelalaian manusia dalam peristiwa timbulnya api tersebut.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK