Polisi Olah TKP Terkait Video Pembakaran Sisa Lahan yang Melibatkan Anggota DPRD Mempawah
Faktakalbar.id - Polres Mempawah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima informasi mengenai video aktivitas pembakaran sisa lahan yang melibatkan anggota DPRD Mempawah, Choirussaib.
Faktakalbar.id - Polres Mempawah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima informasi mengenai video aktivitas pembakaran sisa lahan yang melibatkan anggota DPRD Mempawah, Choirussaib.
Pemeriksaan dilakukan setelah video aktivitas tersebut beredar melalui media sosial dan mendapat perhatian publik.
Choirussaib sebelumnya mengunggah video melalui akun Facebook pribadinya, Bang Choy (Choirussaib NF).
Video tersebut memperlihatkan aktivitas di area kebun sawit yang sebelumnya mengalami kebakaran.
Dalam rekaman itu, sejumlah orang terlihat membersihkan area kebun yang terdampak kebakaran.
Salah satu unggahan juga memuat keterangan mengenai aktivitas pembakaran kembali terhadap sisa kebakaran.
“Bekas kebakaran kita tambah bakar biar bersih,” tulis Choirussaib dalam unggahannya.
Informasi tersebut kemudian menjadi bahan awal bagi kepolisian untuk melakukan pengecekan lapangan.
Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto mengatakan personel Inafis Satreskrim bersama anggota Polsek Mempawah Hilir telah mendatangi lokasi.
Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi lahan secara langsung serta mengumpulkan bukti yang diperlukan dalam proses penyelidikan.
“Untuk memastikan fakta yang sebenarnya, kami melakukan olah TKP terlebih dahulu. Kami ingin melihat langsung kondisi lokasi dan mengumpulkan bukti yang ada, termasuk saksi maupun keterangan lain yang diperlukan,” ujar Ade Chandra, Minggu (20/9/2026).
Menurut Ade Chandra, olah TKP menjadi tahapan awal untuk memastikan kesesuaian antara informasi dalam video dengan kondisi di lapangan.
Penyidik tidak hanya menggunakan rekaman yang beredar di media sosial sebagai dasar pemeriksaan.
Polisi juga akan mencocokkan informasi tersebut dengan dokumentasi lokasi, keterangan saksi dan bukti pendukung lainnya.
“Video yang beredar di media sosial menjadi informasi awal bagi kami. Selanjutnya akan kami cek dan dalami di lapangan. Semua harus berdasarkan fakta dan bukti,” tegasnya.
Hingga pemeriksaan dilakukan, kepolisian belum menyampaikan kesimpulan mengenai ada atau tidaknya pelanggaran hukum dalam aktivitas tersebut.
Ade Chandra mengatakan proses penanganan informasi tersebut masih berjalan.
Karena itu, polisi meminta masyarakat menunggu hasil pemeriksaan sebelum membuat kesimpulan mengenai aktivitas pembakaran yang terekam dalam video.
“Kami akan bekerja secara profesional dan sesuai prosedur, serta akan ditindak lanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya.
Pemeriksaan lokasi juga menjadi bagian dari langkah kepolisian dalam menangani informasi mengenai aktivitas pembakaran lahan di wilayah Kabupaten Mempawah.
Sebelumnya, Polres Mempawah menyatakan telah menurunkan tim penegakan hukum untuk memeriksa setiap lokasi kebakaran hutan dan lahan.
Tim tersebut ditugaskan untuk mengumpulkan fakta di lapangan dan melihat kemungkinan adanya unsur pelanggaran.
Hasil pemeriksaan terhadap lokasi yang berkaitan dengan video tersebut nantinya menjadi dasar bagi kepolisian dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.