Polisi, Akademisi, dan Benteng Moderasi Beragama
Faktakalbar.id - Bripda Agus Maryono, anggota Satlantas Polda Kalimantan Barat sekaligus mahasiswa Magister Ekonomi Syariah IAIN Pontianak, mengkaji radikalisme dan ekstremisme beragama melalui makalahnya tentang faktor penyebab, karakteristik, dan dampaknya.
Faktakalbar.id - Bripda Agus Maryono, anggota Satlantas Polda Kalimantan Barat sekaligus mahasiswa Magister Ekonomi Syariah IAIN Pontianak, mengkaji radikalisme dan ekstremisme beragama melalui makalahnya tentang faktor penyebab, karakteristik, dan dampaknya.
Dalam makalah tersebut, ia menjelaskan bahwa ekstremisme dipengaruhi faktor sosial, ekonomi, pendidikan, dan lingkungan. Dalam perspektif Islam, agama sejatinya mengajarkan kedamaian, keadilan, dan kasih sayang, bukan kebencian terhadap sesama.
Pemikiran ini relevan dengan perannya sebagai polisi yang dituntut menegakkan hukum secara adil, bijaksana, dan humanis tanpa memberikan stigma kepada kelompok agama tertentu.
Melalui pendidikan dan moderasi beragama yang sejalan dengan nilai-nilai Islam, Agus menekankan pentingnya mencegah intoleransi serta merawat persaudaraan, kedamaian, dan persatuan bangsa.
Oleh : Faisal Al-Banjari S.Sos.M.Pd
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.